Waspada Anjing Gila Di Bengkulu Selatan Menelan Korban Jiwa

Bengkulu Selatan, asgolnews.com– Muhammad hafidz berumur 4 tahun, anak dari ASMADI, DESA Ketaping, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, berumur 4 tahun menjadi korban gigitan anjing gila. Korban menderita luka gigitan anjing pada bagian muka dan Mata sebelah kanan.

Saat di komfirmasi, minggu 10/03. Bibik korban ERA membenarkan kejadian tersebut, dikatakannya, keponakanya itu digigit anjing sudah 1 minggu lalu pada saat menghadiri acara pernikahan keluarganya.

“Ponakan saya saat itu sedang naik panggung tiba tiba anjing gila tersebut lansung menerkam ponakan saya dan warga yang mengetahui kejadian itu lansung membunuh anjing gila tersebut,” tutur Era.

Disampaikan Era saat ini keponakan saya sudah kita lakukan pengobatan ke rumah sakit.

“Akibat digigit anjing gila itu ponakan saya mengalami luka di bagian wajah dan saat ini sudah membaik, sebab sudah dua kali dilakukan suntik anti Rabies,” jelas Era.

Era berharap agar pemerintah dapat meberantas anjing gila yang ada di Bengkulu Selatan sebab di Desanya saja banyak sekali anjing peliharaan yang tidak di kandang.

Era mengatakan sebelumnya sudah ada korban seorang nenek menjadi korban gigitan ajing gila sampai meninggal dunia.

Dari informasi yang di dadapat asgolnews.com bukan hanya di desa Ketaping namun di desa Jerangla Tinggi di awal bulan Maret ini baru saja meninggal dunia diduga akibat terkena gigitan rabies anjing gila.

Saat pihak asgolnews.com mencoba menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Redwan Arif dengan kejadian tersebut belum dapat di hubungi.

Dari pantauan asgolnews.com kalau dilihat dari kasus gigitan anjing gila ini pemerintah harus serius menangani hal tersebut, di khawatirkan akan menambah korban lainya, dari sepekan terakhir sudah beberapa orang menjadi korban gigitan anjing gila sampai meninggal dunia.
Untuk tindakan medis dari segi obat anti rabies harus siap di setiap Pukesmas yang ada dan penanganan lapangan untuk tindakan anjing liar yang ada di bengkulu selatan.

Gunawan

No Responses

Tinggalkan Balasan