Warga Rawarengas Tuntut Ganti Untung Perluasan Bandara Soetta

Tangerang, asgolnews.com- Ratusan Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Rawarengas (AMR), selasa (14/03) pukul 09.30 WIB, mengadakan unjuk rasa di depan Gedung Community Centre pintu M1 Bandara Soekarno Hatta, Jl. M. Suryadharma Kelurahan Selapajang Jaya Kecamatan Neglasar Kota tanggerang Menuntut Keadilan Mencari Solusi, Mencegah Tumbal Runway III.

Tak hanya itu AMR juga menuntuk agar  Sistem pembayaran oleh KJPP diubah, dimana pembayaran terhadap yang punya tanah agar dibayarkan kepada pemilik tanah dan demikian juga terhadap pemilik bangunan dan Transparansi, Keterbukaan tentang harga yang dibayarkan. Harus terinci dan terlampir. Supaya tidak ada pungli dari para pejabat.

“Kita minta pembayaran rumah kita GANTI UNTUNG, bukan ganti rugi. Kita tidak bicara fisik tapi bicara kemanusiaan. Kita korban penggusuran meminta kepada Angkasa Pura II memberikan akses yang sebesar-besarnya agar bisa bekerja di BSH sesuai kemampuan yang dimilik,” ujar Dulaimain Zigo saat membacakan tuntutan warga.

Dikatakannya Masyarakat Rawarengas  sudah bosan dibohongi. Dan ingin ditemui langsung oleh pimpinan Angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta (BSH),dan Perlu diingat Angkasa Pura II bukan kepentingan sosial, tapi untuk bisnis.

“Saya mangancam akan ada aksi yang tidak pernah bapak-bapak fikirkan. Kami akan gabung dengan warga Rawaburung MENUTUP parimeter Bandara Soekarno Hatta, sampai tuntutan kami dipenuhi”, ujar dulaimain.

Akhirnya Pada pukul 10.05 WIB, Kapolres Metro Kota Tangerang, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Perwakilan Dirut Angkasa Pura II naik ke atas mobil orasi dan memediasi massa aksi dengan menyampaikan bahwa ANGKASA PURA II bersedia berdialog dengan perwakilan massa Aksi pada hari Senin, 20 Maret 2017 pukul 10.WIB Gedung 601 Bandara Soekarno Hatta.(aden bagus)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!