Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Gelar Kuliah Umum, Sosialisasi 4 Pilar MRP RI Jadi Topik Utama

Serang Banten, Asgolnews.com – Zulkifli Hasan Ketua MPR RI memberikan kuliah umum yang bertema “Sosialisasi Empat Pilar MPR RI” yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa bertempat di auditorium Gedung B Universitas Sultan Ageng Tirtayasa di Jalan Raya Serang – Jakarta Km.4 Panancangan Kecamatan Kota Serang Kabupaten Serang Provinsi Banten.

Kuliah umum yang dimulai dari pukul 10.15 wib hingga ke pukul 12.30 wib tadi siang (28/02), dihadiri sekitar 600 orang audiens dari berbagai kalangan Mahasiswa, Akademisi dan Praktisi dilingkungan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Bukan hanya itu dalam kuliah umu tersebut juga dihadiri oleh Prof.Soleh Hidayat Rektor Untirta, Yandri Susanto Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Brigjend Pol. Listyo Sigit Prabowo Kapolda Banten, Kol.CZI Ito Hediarto Danrem 064/MY, AKBP Komarudin Kapolres Serang, H.Sulhi Khoir Wakil Walikota Serang, Drs. H.Suherna Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Untirta, Dr.Fauzi, SE, MM Dekan Ekonomi Untirta.

Prof. Soleh Hidayat ( Rektor Untirta) menyampaikan bahwa, pentingnya sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini, selain sebagai tombak kebangsaan, juga merupakan falsafah yang kita harus pegang, bukan hanya di lingkungan kampus saja melainkan diseluruh aspek-aspek sendi kehidupan.

“Bagi kami sosialisasi 4 pilar ini sangat baik dan sangat membangun, selain menamkan nilai nilai kebangsaan juga bermanfaat guna menanamkan rasa cinta tanah air dan mempererat persatuan dan kesatuan antar bangsa,” ujar Prof.Soleh Hidayat.

Dikatakannya, Saat ini Pancasila lagi hangat – hangatnya diperbincangkan, banyak kelompok kelompok yang mempersoalkan pancasila, tidak lain dan tidak bukan tujuan mereka adalah kelompok – kelompok yang ingin menghancurkan negara dan bangsa ini. Yang lebih memprihatinkan saat ini telah terjadi degradasi nilai moral-moral Pancasila itu sendiri. Dari beberapa hasil survei yang dilakukan oleh banyak lembaga, responden dari kalangan anak muda tidak mengetahui sila-sila pancasila, bahkan hampir 60 persen dan responden dari generasi tua salah menyebutkan nama dan butir dari sila pancasila.

“Untuk itulah kami sangat senang Bapak Zulkifli hasan (Ketua MPR RI) memberikan pencerahan kepada para mahasiswa kami disini, dan para audiens lainnya. Semoga kita semua dapat menghayati, mengamalkan dan menerapkannya di kehidupan bermasyarakat dan bernegara tentunya masih dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,”kata Prof.Soleh Hidayat.

untuk mewujudkan nilai nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia yang saat ini melemah, Musyawarah mufakat adalah nilai pancasila yaitu sila ke- empat, saat ini juga semakin melemah. lalu dimana pancasila sebagai falsafah kehidupan?

“Kita sudah 71 tahun merdeka, 19 tahun reformasi kita lalui.19 tahun bukan waktu yang singkat, begitu banyak persoalan yang negara kita hadapi, diantaranya tiga persoalan tersebut, yaitu pecahnya persaudaraan, Kesenjangan, dan Hilangnya budaya toleransi,”ujar Ketua MPR RI.

Dilanjutkan Zulkifli Hasan, beruntung sebenarnya bangsa kita ini sejak merdeka kita sudah memiliki pedoman, memiliki petunjuk agar kita tidak salah arah. Menurut presiden kita Soekarno. Kita bisa merdeka dan bisa mempertahankan negara kita itu harus memegang teguh demokrasi pancasila yaitu bersatu dan berdaulat. Republik ini terdiri dari suku suku dan budaya , memiliki hak yang sama , mau menjadi apa saja di negara ini adalah hak segala bangsa. Maka dari itu berkompetensi dengan sehat, jangan saling menhancurkan dan tidak saling menghargai.(Andry)

No Responses

Tinggalkan Balasan