Tolak DO Sepihak Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang Datangi DPRD

Tanggerang, asgolnews.com- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengadakan aksi unjuk rasa didepan kantor  DPRD Kota Tanggerang, terkait sebanyak 15 orang Mahasiswa yang dipulangkan (DO) kepada orang tuanya dengan sepihak oleh pihak kampus, Jum’at (17/3).

Aksi tersebut untuk meminta dukungan berupa moril dan hukum dari Anggota Dewan (DPRD) Kota Tangerang, dalam memperjuangkan hak-hak mahasiswa.

Tak hanya itu aksi Solidaritas Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) ini juga meminta supaya pihak Rektorat UMT untuk mengembalikan 15 mahasiswa yang di DO kembali aktif jadi mahasiswa seperti biasa, karena pemberhentian sepihak yang dilakukan oleh Rektorat kepada 15 mahasiswa tersebut beralasan dikarenakan, mereka telah melakukan aksi unjuk rasa didepan Rektorat pada tanggal 16-18 Januari 2017 lalu, menuntut kebijakan rektorat yang dirasa membebani mahasisawa, dan meminta hak-hak mahasiswa dipenuhi.

“Atas Keputusan Pihak Rektorat tersebut sangat-sangat lah tidak mencerminkan seorang pimpinan yang demokratik, melainkan berjiwa tiranik anti kritik, petisi ini sebagai gerakan dukungan moril bagi kawan-kawan kita yg terdampak DO pasca aksi memperjuangkan hak-hak normatif Mahasiswa universitas Muhammadiyah Tangerang.” ujar korlap Sandi .

Dikatakan Korlap Sandi Mahasiswa yang di DO disudutkan pada 2 pilihan oleh rektor UMT, yang pertama tidak di DO namun harus meminta maaf dihadapan media kepada UMT atas aksi yang dilakukan. Yang kedua jika tidak mau melakukan pilihan pertama yaitu meminta maaf maka akan dikembalikan kepada orang tua masing-masing.

“Mahasiswa merasa kedua pilihan tersebut, dianggap diskriminatif dan melanggar ketentuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena bertentangan dengan Undang Undang,” uca[p sandi

Dari hasil pantauan asgolnews.com selama hampir dua jam mahasiswa melakukan orasinya didepan gedung DPRD tersebut namun Keinginan mahasiswa untuk bertemu anggota dewan gagal, karena para anggota dewan sedang ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. Pukul 11.55 wib, Mahasiswa pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib dan damai. (abdul)

 

 

No Responses

Tinggalkan Balasan