Tidak Memperhatikan K3, Pembangunan Gedung Pelayanan Haji di Bengkulu Selatan “Dipertanyakan”

Asgolnews.com, Bengkulu selatan- Pelaksanaan Pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Bengkulu Selatan, tepatnya di Jalan Pangeran Duayu Kelurahan Pasar Bawah BS, dipertanyakan oleh sejumlah Aktivis. Lantaran, dalam pelaksanaannya, diduga pembangunan tersebut tidak sesuai dengan RAB. Selain itu, pelaksana, tidak memperhatikan Alat Pelindung Diri dan Kesehatan kerja.

“Diduga, pelaksanaan pembangunan Gedung Pusat layanan Haji dan Umrah terpadu yang terletak di samping Kantor Kandepag Bengkulu Selatan, tidak sesuai dengan RAB,” ungkapnya.

Temuan dilokasi pekerjaan, pelaksana pembangunan tidak mengindahkan atau tidak memperhatikan K3 untuk para pekerjanya.

“Ketika kami meninjau lokasi pekerjaan, tidak ada penanggung jawab K3 Konstruksi yang bersertifikasi, nampak para pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3),” paparnya.

Sampai berita ini diturunkan, perwakilan pihak pelaksana dan PPTK belum dapat dikonfirmasi.

Pantauan dilokasi, pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Bengkulu Selatan yang berlokasi di Jln Pangeran Duayu Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Pasar Manna Kabupaten Bengkulu Selatan, sedang dalam tahap pengerjaan, yang menyerap anggaran sebesar Rp.2.059.160.000 yang digelontorkan oleh Kementrian Agama pada Satker Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bengkulu Selatan dilaksanakan oleh CV. Mahanaim, dan  CV. Citra Cipta Consultant sebagai Konsultan Supervisi.(hb)

 

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!