SEWA EXS BBI PINO RAYA DIKAJI

 

Bengkulu Selatan, asgolnews.com – Walaupun tidak mendapat persetujuan DPRD untuk menjual aset  lahan eks BBI di Desa Selali Pino Raya kepada pihak investor, akhirnya Selasa (14/02) Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan mengkaji nilai sewa lahan yang Rencananya akan disewakan Ke pihak Investor untuk membangun Pabrik Plywood.

Dikatakan Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi rencana menyewakan lahan eks BBI di Desa Selali kepada pihak investor dilakukan lantaran pemkab tidak mendapat persetujuan DPRD untuk menjual aset daerah tersebut. Untuk nilai sewa aset, akan mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan No.03 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha.

“Untuk landasan hukum mengenai sewa pakai lahan ini kita akan mengacu pada Perda No. 03 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha. Dan mengenai apabila di dalam lahan yang disewa ada asset yang masih tumbuh maka asset tersebut akan dihitung untuk diganti dan pihak perusahaan akan melakukan negosiasi dengan pihak pemilik asset.” Ujar Gusnan

Lebih lanjut dikatakan Gusnan, untuk sewa lahan ini tidak perlu mendapat persetujuan DPRD. Dari pihak investor sendiri sudah setuju untuk menyewa lahan di Desa Selali. Lamanya sewa lahan tergantung kesepakatan kedua belah pihak, pemkab dan investor. (Cw1-Al)

No Responses

Tinggalkan Balasan