Sewa Alat Alasintan Jenis Combine Di Bengkulu Selatan Memberatkan Petani 

 

Gambar hanya Ilustrasi

Bengkulu Selatan, asgolnews.com-Program untuk memakmurkan Para petani sepertinya tidak berjalan Efektif sesuai keinginan Bupati Gusnan Mulyadi, pasalnya penerapan sewa pakai alat Alsintan di Distan diduga tidak meringankan petani di Bengkulu selatan.

Setahun belakangan ini pemerintah telah menggelontorkan ribuan unit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dalam berbagai macam, seperti, traktor tangan,Combine, sprayer (alat penyemprot hama) dan lainnya. Bantuan tersebut diberikan dengan harapan mampu menekan biaya produksi, sehingga petani mendapat keuntungan lebih baik.

Sepertinya di kabupaten Bengkulu Selatan pasca panen petani yang mendominan ingin memanen hasil tani yang luas Lahanya harus menggunakan alat seperti Combine sepertinya sangat kecewa dengan penerapan harga sewa alat tersebut.

Sebab harga sewa Combine Swasta harganya sama dengan combine pemerintah, hal itu sangatlah tidak relepan, seharusnya Combine yang disewakan pemerintah daerah harusnya lebih murah dari Combine yang disewakan oleh pihak swasta.

Salah satu perwakilan petani Ujang Lias, yang mengeluhkan kebijakan ini mengungkapkan, Program Pemerintah Daerah yang ingin memakmurkan masyarakat seperti tidak terlaksana dengan baik, hal ini terkait harga sewa combine dari hasil produksi di bandrol perkarung Besar Rp.50.000 sedangkan pihak swasta pun sama harganya.

” kami sangat kecewa dengan kebijakan oleh dinas pertanian yang menerapkan sewa alat combine sama dengan swasta , seharusnya harga sewa dari pemerintah lebih murah dari seasta, ini bukanya meringankan petani namun tidak ada bedanya dengan memanfaatkan petani, dirinya berharap Bupati Dapat melihat keadaan petani jangan hanya pencitraan saja namun kenyataanya” Pungkas Ujang Lias.

Sementara itu saat pihak asgolnews mengkofirmasi Kabid Tanaman pangan dan Hortikultura Trisman, adanya keluhan ini dirinya membenarkan perihal sewa alat tersebut, akan tetapi dia menpis walau harga sama muatan dari pihak dinas lebih banyak dari pada pihak swasta.

” betul sekali Sewa sesuai hasil produksi , peminjaman alat alsintan ini, Dihitung perkarung kecil 25 ribu , dan Karung Besar 50 ribu akan tetapi muatanya lebih banyak daripada pihak swasta,” papar Trisman.

Dikatakan Trisman kalau memang harga sewa alat Combine Tersebut memberatkan petani kami siap menurunkan harga dibawah itu.

Dalam pengelilah alat alsintan distan sudah membentuk tim UPTJ dalam pengelolah sebab alat perlu dipelihara karna harga ban Combine saja sampai 14 juta.

(wook)

No Responses

Tinggalkan Balasan