Sejumlah Warga Pertanyakan Pemecatan dan Perekrutan Perangkat Desa Tanjung Besar Kecamatan Manna

Asgolnews. com, Bengkulu Selatan- Sejumlah masyarakat Desa Tanjung Besar Kecamatan Manna mempertanyakan pemecatan dan perekrutan dua perangkat Desa, yang telah di lakukan pjs Kades Tanjung besar Tiwardi.

Hartono salah seorang masyarakat setempat mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh pjs kades tanjung besar telah menyalahi aturan, mulai dari pemberhentian hingga perekrutan dua perangkat di Desa tanjung besar.
“Pemberhentian dan perekrutan perangkat desa yang telah dilakukan oleh pjs Kades kami, telah menyalahi aturan,” katanya, kamis (21/05).

Pasalnya beberapa aturan dan mekanisme pemecatan dan pengangkatan perangkat desa, sesuai yang tertuang dalam permendagri no 67 tahun 2017 dan Perda Nomor 04 tahun 2018 telah dilanggar oleh pjs kades. Dimana dalam kedua aturan tersebut dijelaskan tentang pedoman pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Dikatakan hartono di dalam aturan tersebut Perangkat desa yang diberhentikan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa dan hasil penetapannya disampaikan kepada camat paling lambat 14 hari setelah ditetapkan.
“namun yang diberhentikan sampai saat ini belum menerima surat pemberhentian sehingga sejumlah masyarakat bingung aturan apa yang digunakan oleh pjs Kades, ” ujarnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya akan mempersoalkan hal tersebut ke pemkab BS dan jika pemkab tidak respon, maka pihaknya akan mempidanakan pjs kades beserta camat. “Persoalan ini akan kami bawa ke pemkab, jika pemkab tidak mengindahkan, kami akan pidanakan pjs kades dan camat,” ancamnya.

Terpisah, Kades Tanjung besar Kecamatan manna Tiwardi mengatakan SK Pemberhentian sudah ada dengan sekdes, namun belum ditembuskan. (beb)

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!