Sebanyak 38 Pasien Terditeksi mengalami Gagal Ginjal Bupati Bs Perintahkan Tingkatakan Pelayanan Hemodialisa

MANNA, asgolnews.comDi Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini terdeteksi sebanyak 38 (tiga delapan) pasien yang dinyatakan telah mengalami Gagal Ginjal.

Fungsi Ginjal sangat berperan dalam hal menjaga keseimbangan dalam tubuh. Jika tidak ada ginjal, bisa dipastikan tubuh kita akan penuh dengan racun dan kita akan mati. Secara tidak sadar, kita secara terus menerus memasukkan makanan dengan berbagai macam zat racun ke dalam tubuh. Bayangkan, berapa makanan berpengawet dan mengandung bahan-bahan yang tidak sehat setiap harinya. Apa saja yang Anda minum? Semuanya berpotensi merusak ginjal secara perlahan.

Selain menjaga keseimbangan dan membersihkan cairan dalam tubuh, termasuk darah, ginjal juga sangat berperan mempertahankan kesehatan tulang dan mengontrol produksi hemoglobin dan sel darah putih dalam tubuh. Proses penyaringan berbagai zat yang masuk dalam tubuh berlangsung di salah satu bagian ginjal yang disebut nefron. Setiap ginjal mengandung kurang lebih sejuta nefron.

Untuk alasan itulah dengan adanya unit layanan cuci darah (Hemodialisa) ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat Kab. Bengkulu Selatan akan pelayanan cuci darah sehingga tidak perlu lagi ke luar daerah/Kabupaten.

Bupati dalam acara Peresmian Gedung Hemodialisa 26/01/2018. Sambil Menyambangi pasien yang ada diruangan pasien di RSUHD untuk memberikan semangat kepada mereka

“Diharapkan Rumah Sakit Hasanudin Damrah Kabupaten Bengkulu Selatan kedepannya mampu menjadi Rumah Sakit yang terdepan dalam pelayanannya dan dengan adanya unit layanan hemodialisa ini, setidaknya bisa menjawab keluhan pasien yang selalu dirujuk ke luar daerah jika membutuhkan layanan cuci darah” harafan Bupati.(Too)

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!