Rakyat: Pemda Bengkulu Selatan Harus Bangun SPBU BUMD untuk Rakyat, Ini Alasanya??

Bengkulu Selatan, asgolnews.com –Masarakat Bengkulu Selatan desak pemerintah membuat SPBU Badan usaha milik Daerah (BUMD) agar masarakat bengkulu selatan dapat menikmati miyak Subsidi dan Non Subsidi yang maksimal dan pelayanan baik, jujur dari segi harga dan kejujuran stok miyak. Rabu, 05/07/2017.

Selama ini Bengkulu Selatan selama ini hanya mempunyai dua SPBU yang dikelola oleh pihak swasta namun tampaknya dua SPBU tersebut tidak cukup untuk memberikan kontribusi stok miyak untuk kendaraan dan keperluan masarakat bengkulu selatan karena jumlah kebdaraan yang sudah meningkat dan belum lagi keperluan nelayan serta para pekerja proyek APBD dan APBN yang setiap tahunya berlansung.

Bukan hanya itu seperti diketahui diduga banyaknya permainan dalam hal stock kelangkaan miyak yang ada di SPBU, kadang miyak selalu cepat habis padahal kapasitas kendaraan yang masuk dan keluar untuk mengisi bahan miyak tidak terlalu banyak namun tiba tiba miyak habis alias kosong belum sampai 12 jam.

Salah satu contoh kejadian yang di alami Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi tempo hari di SPBU Kutau. seorang Wakil Kepala Daerah seperti tidak ada harga rasa hormat di perusahaan swasta tersebut kepada Seorang Wakil Kepala daerah itu padahal saat itu Wabub Gusnan ingin melakukan perjalan tugas Mulia keluar daerah dan ingin mengisi bahan bakar jenis solar di SPBU tersebut namun oknum SPBU yang ada disana mengatakan sudah habis, yang jadi pertanyaan apakah benar habis? atau ada cadangan yang diduga untuk kepentingan bisnis dalam proyek dan lainnya.

Wakil Bupati Bengkulu Selatan menegaskan pihak Pemerintah Bengkulu selatan harus tanggap masalah ini untuk itu pemerintah harus beranai mendirikan SPBU tambahan namun dikelolah oleh daerah lewat BUMD. Adanya ini masarakat sangat dibantu dan hal ini juga bisa memberikan PAD yang besar bagi daerah dari usaha tersebut” pinta Gusnan.

Salah satu masarakat M. Aldo mengatakan” harusnya pemerintah tahu dengan masalah ini dan tanggap dengan pelaksanaan, kami masarakat ingin lihat apakah oemerintah kita ini mampu melakukan mendirikan SPBU milik daerah, Singakatnya apakah pemerintah mampu melakuaknya?? ” demikian Aldo.
(red)

No Responses

Tinggalkan Balasan