Puluhan Kontraktor Bakal Tuntut Pemkab Bengkulu Selatan

Bengkulu Selatan, asgolnews.com- Puluhan  kontraktor berencana menuntut  Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Bengkulu Selatan  dengan tuduhan wanprestasi, ketika piutang senilai pekerjaan dalam kontrak  yang bersumber dari dana APBD-Perubahan Tahun Anggaran 2017 tak dibayarkan kepada kontraktor sesuai kontrak.

Langkah tersebut diambil apabila sampai tahun anggaran 2017 berakhir ini pihak kontraktor belum dibayar pekerjaannya, padahal pekerjaan sudah dinyatakan selesai dan telah diperiksa oleh tim teknis yang dibentuk oleh pihak pemerintah daerah.

Hendra Lapino  mengatakan, pihaknya bakal menuntut 100 kali dari Nilai kontrak yang telah disepakati, apabila sampai dengan tahun anggaran berakhir  pemkab Bengkulu Selatan belum membayar pekerjaan yang telah dilaksanakan.

“Bisa-bisa APBD Bengkulu Selatan mengalami Defisit Anggaran terus,  apabila kami tuntut nanti? Tapi kami belum mau ke arah itu. Asal, hak kami bisa segera dipenuhi,” tegas Hendra Lapino ,  pemilik CV. Tanjung Mulia, yang juga sebagai Ketua GAPEKSINDO Kabupaten Bengkulu Selatan, Kamis (28/12).

Langkah hukum itu dianggap sepadan untuk ditempuh. Sebab, Kami memiliki beban tersendiri yang bergantung pada pelunasan tunggakan pembayaran dari pemerintah. Baik dalam bentuk BPKB, rumah hingga lahan kepada perbankan ataupun debitur.

Opitimisme untuk menang dalam gugatan tersebut pun nyaris bisa dipastikan. Sebab, kata dia, kontraktor sebagai pemilik jasa dan Pemkab Bengkulu Selatan sebagai pengguna jasa telah terikat kontrak kerja.

“Meskipun dalam kontrak, sanksi hanya berlaku bagi kontraktor, baik dalam bentuk denda, pemutusan kontrak, hingga blacklist. Tapi upaya hukum lain bisa kami tempuh, dengan tuduhan wanprestasi,” demikian hendra.(cw2)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!