“ Lagi –Lagi” PT. Bussan Auto Finance (BAF) Bengkulu Selatan mengecewakan Konsumenya, Ini Sebabnya..

 

Bengkulu Selata, asgolnews.com- PT Bussan Auto Finance (BAF) adalah perusahaan pembiayaan yang saat ini berkonsentrasi pada pembiayaan keridit  motor  . BAF didirikan pada tahun 1997. Di daerah Labuhan Batu, perusahaan ini sangat diminati oleh konsumen khususnya konsumen yang berminat dengan sepeda motor.

Namun pelayanan yang diberikan oleh Perusahaan Cabang (BAF) yang ada di Jl. A. Yani Ibul Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan tersebut, akhir-akhir ini sangat tidak baik dalam pelayananya  hal ini  dirasakan oleh  salah satu konsumenya pada saat ingin membayar angsuran perbulan Ke kantor BAF.

Diungkapkan oleh Roy Martin  (34) Warga Pemangku Basri, Manna, salah satu konsumen dengan nomor kontrak 639010002582 dan dengan Nomor Polisi BD 4686 MB  kepada asgolnews.com, belum lama ini. Dikatakanya dalam postinganya  Dimedsos . “  Jam 14.30 tadi siang saya kekantor BAF (bussan auto finance) cabang Manna salah satu perusahaan pembiayaan nasional yang beralamat di Jl. A. Yani Ibul Kota Manna, mau membayarkan angsuran kredit sepeda motor saudara yang menitipkan kepada saya, pada saat saya mau transaksi dengan memberikan uang dan kartu angsuran, dengan agak judes si kasir dengan muka agak kecut mengatakan pak gak ada kembalian, lalu saya jawab terus gimana?  Dengan enteng dijawabnya ya bapak tukerkan dulu uangnya keluar, lo kok perusahaan besar masa gak ada kembalian, dengan agak sewot saya tinggalkan kantor tersebut dan batal membayar angsura” Ungkap Roy

Lanjut Roy “ Saya Tidak berbohong kejadian itu benar saya bersumpah, Malahan saat itu kasirnya bilang terserah bapak mau bayar apa gak, paling bapak kena denda katanya. Konsumen niat mau bayar tapi kalau konsumen menunggak kena denda, yang saya kesalkan perusahaan berksekala nasional tapi gak ada sedikitpun bentuk pelayanan yang bagus  terhadap customer. Untuk itu  sebagai customer saya berharap Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)  bisa membantu keluhan konsumen “ keluh Roy Martin.(red..)

 

 

 

No Responses

Tinggalkan Balasan