PT.ARBE STYRINDO Kabupaten Serang Lagi-Lagi Didatangi Pengunjuk Rasa

Kabupaten Serang. Asgolnews.com- Akibat PT. ARBE STYRINDO belum  membayar gaji karyawanya selama dua bulan dari bulan januari-februari 2017 . hari ini Kamis,09/03/2017 sebanyak 100 orang  dari Forum Komunikasi Karyawan PT. ARBE STYRINDO yang dipimipin oleh Taufik (Korlap) melakukan unjuk rasa didepan Kantor PT tersebut.

PT.ARBE STYRINDO yang terletak dikawasan Kp. Sumuranja Kec. Puloampel Kab. Serang, Banten tiba tiba ramai dikunjungi oleh para karyawanya hal tersebut dikarnakan mereka menuntut pembayaran gaji yang semestinya dibayar pada bulan ini namun sampai saat ini belum juga dibayar. Tak lama  Unjuk Rasa itu berlansung dilakukanlah mediasi antara karyawan dengan Management PT. Arbe Styrindo yang dihadiri oleh Management  PT. Arbe Styrindo Pusat Jakarta, HERU, Sdr. TRISNAWAN, Sdr. RIDWAN , FAISAL selaku HRD PT. Arbe Styrindo ,Kapolsek Puloampel ,Kanit V Satintelkam Polres Cilegon Serta perwakilan Forum Komunikasi Karyawan PT. Arbe Styrindo sebanyak  20 orang.

Dalam pertemuan itu Pihak management merasa kecewa dengan kegiatan Forum Karyawan pada tanggal 07 Maret 2017 yang melakukan perilaku yang mengarah kepada tindakan anarkis. Padahal Management telah menyampaikan kepada para karyawan bahwa massa kerja karyawan berakhir 31 Januari 2017 karena kondisi perusahaan saat ini sudah pailit.

Hal ini dilakukan Perusahaan karena perusahaan mengalami sedang Palit untuk itu Perusahaan hanya sanggup memberikan pesangon sebanyak 1 kali PMTK dengan tekhnis akan dibayarkan mulai 30 April 2017 adapun dalam pembayaran tersebut terdapat 2 kriteria Masa kerja yaitu 1 s.d 8 th akan diangsur selama 12 bulan dan Masa kerja 9 s.d 23 th akan diangsur selama 6 bulan.Apabila hal tersebut sudah disepakati maka dipersilahkan kepada karyawan untuk  mendaftarkan ke pihak management perusahaan.

Taufik perwakilan karyawan PT. Arbe Styrindo Menyangkal tuduhan oleh pihak PT bahwa  kegiatan forum karyawan kemarin tanggal 07 Maret 2017 masih sesuai dengan koridor meminta untuk mediasi dengan management,

“ saya mewakili karyawan meminta  maaf kepada aparat keamanan setempat baik polsek dan koramil bahwa kegiatan forum karyawan tidak melakukan tindakan anarkis / kekerasan dan perusakan baik terhadap management maupun aset perusahaan. Untuk itu kami hanya Meminta agar hak / gaji karyawan harus dibayarkan terlebih dahulu, akan tetapi permasalahan pesangon dapat dibicarakan kembali melalui pertemuan untuk melakukan mediasi” ujar taufik.

Dari hasil kesepakatan  itu  Pihak perusahaan meminta waktu untuk menyampaikan kepada Pimpinan Perusahaan terkait dengan apa yang menjadi tuntutan dari karyawan dan akan memberikan jawaban secepatnya serta akan melakukan pertemuan kembali dalam waktu dekat. Kemudian forum komunikasi karyawan  menyampaikan hasil pertemuan tersebut kepada para karyawan lainnya. Selama aksi Unjuk rasa itu berlangsung berjalan dengan tertib dan aman.(AdenBagus)

No Responses

Tinggalkan Balasan