Proyek Hotmix Padang Nibung Diduga Bermasalah

Bengkulu Selatan, asgolnews. com- Pekerjaaan proyek peningkatan jalan hotmix talang randai- padang nibung yang dilaksanakan oleh PT. Wahana Indo Perkasa di Kecamatan bunga mas, diduga bermasalah. Sebab, proyek dengan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 3.252.154.000,- diduga tidak sesuai dengan spek yang ditentukan. Sehingga hasil pekerjaan tidak maksimal, dan aspal hotmix malah menumpuk sepeeti kotoran sapi.

Indikasi dugaan tidak sesuai spek itu salah satunya diduga sewaktu penghamparan campuran aspal hot mix yang dihasilkan dari alat produksi aspal yaitu Asphalt Mixing Plant [AMP] pada permukaan jalan yang akan dikerjakan tidak mengunakan alat Asphalt finisher.sehingga jalan tidak rata dan ketebalannya beraneka.

Selain itu, hamparan hotmix diduga dilakukan saat suhu dingin. Akibatnya, tidak menempel. Sehingga, kualitas dari pekerjaan hotmix jelek.
Terkait pekerjaan hotmix yang diduga aaal jadi tersebut Ketua DPRD BS, Yevri Sudianto mengaku sudah menerima laporan dari maayarakat walaupun masih sebatas laporan secara lisan.
“Informasi itu berdasarkan laporan lisan masyarakat dan pengawasan anggota dilapangan. Pengaspalan tidak maksimal, soalnya aspal yang dipasang tidak merata, kalau dalam bahasa Manna-nya itu tecimpiak luak tayi sapi,” kata Yevri di ruang kerjanya, kemarin (23/1).

Kondisi itu sangat disayangkan, sebab sudah cukup besar anggaran daerah yang digelontorkan untuk pembangunan jalan tersebut. Sehingga kalau pekerjaannya asal jadi, tentu merugikan masyarakat. Sebab hasil pembangunan tidak bisa dinikmati dalam waktu yang lama.
“Nampaknya sangat dibutuhkan revolusi mental ASN di Dinas PUPR Bengkulu Selatan Hal mustahil kualitas proyek yang baik akan tercapai, bila pengawasan tidak dilaksanakan dengan baik,” ucapnya.

Lebih tegas dikatakannya jika selama tiga bulan masa pemeliharaan tidak dilakukan perbaiki, Yevri memastikan pekerjaan proyek yang tidak beres akan dilaporkan ke BPKP/BPK untuk dilakukan audit. (cw2)

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!