Proyek Hotmix Di Bengkulu Selatan Yang Dikerjakan “Jimas Group” Diduga Amburadul

Bengkulu Selatan, asgolnews.com-Pekerjaaan proyek peningkatan jalan hotmix talang randai- padang nibung yang dilaksanakan oleh PT. Wahana Indo Perkasa di Kecamatan bunga mas, diduga bermasalah. Sebab, proyek dengan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 3.252.154.000,- diduga tidak sesuai dengan spek yang ditentukan.

Dari hasil fakta dilapangan yang terjadi saat pihak asgolnews.com menelusuri pekerjaan tersebut,29/11/2017 lalu diduga pekerjaan ini dibuat asal jadi sehingga tidak sesuai dengan spek seharusnya yang harus dilakukan pihak pelaksana “JIMAS GROUP”.

Dari ketebalan hotmix saja sudah sangat tampak apa lagi kualitas hotmik yang sudah tidak layak dipakai alias sudah basi karna pada saat pihak asgolnews.com dilapangan saat itu aspal sudah dingin tidak lagi panas sehingga daya rekat aspal sudah tidak lagi kuat.

Bukan hanya itu diduga pondasi bawah hotmix diduga tidak menggunakan Bis sebenarnya melainkan disinyalir hanya menggunakan koral biasa agar dapat ratakan permukaan tanah untul meletakan Hotmik.

Lebih jauh lagi Dalam pondasi hotmix tersebut ketahanan pindasi tidaklah kuat alias lemek bila dilewati kendaraan lebih 3 ton berpengaruh membuat aspal terkelupas seperti kotoran tahi sapi dan tepenyok.

Inilah juga yang menunjukan Indikasi dugaan tidak sesuai spek itu diduga sewaktu penghamparan campuran aspal hot mix yang dihasilkan dari alat produksi aspal yaitu Asphalt Mixing Plant [AMP] pada permukaan jalan yang akan dikerjakan tidak mengunakan alat Asphalt finisher.sehingga jalan tidak rata dan ketebalannya beraneka dan sudah ada tampalan aspal yang diduga sudah terkoyak padahal baru beberapa hari di buat.

Kepala Dinas PUPR M Suhadi mengatakan saat dikonfirmasi pihak awak media, 25/01/2018,masalah kegiatan tersebut ” saya akan memerintahakan bidang yang membidangi pekerjaan ibi agar mengirimkan surat teguran kepada pelaksana kegiatan agar diperbaiki sebab masa pemeliharaan selama 6 bulan tanggung jawab pelaksana” demikian Suhadi. (Too)

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!