“Polisi” Ditangkap Satpol PP.

Bengkulu Selatan, asgolnews.com – Harwan (38) Warga Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan terpaksa harus digelandang ke kantor Dinas Satpol PP Kabupaten Bengkulu Selatan lantaran tidak dapat menujukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat aparat penegak Perda melakukan Razia rutin pada Kamis malam  (16/03/17).

Menariknya, saat akan digelandang oleh petugas, Harwan mengaku sebagai anggota Polisi di Polsek Pino. “ Saat ditanya Harwan mengaku bahwa dirinya adalah seorang polisi, namun kami tidak langsung percaya dan meminta dirinya untuk menujukkan Kartu Tanda Anggota (KTA).” Tutur Suardi Latief Kepala Bidang Ketertiban Umum (Tribum) Satpol PP Kabupaten Bengkulu Selatan.

Sayangnya, Harwan tidak bisa menunjukkan KTA, malah Harwan menanyakan kepada petugas apa itu KTA. “ Saat kami mengintrogasinya, tercium aroma miras dari mulut Harwan, dan lantaran Harwan tidak bisa menunjukkan KTA dan identitas diri lainnya, kami langsung membawanya ke kantor Satpol PP bersama kedua orang temannya Indra dan Dhany.” Sambung Suardi.

Saat diperiksa lebih lanjut di kantor Satpol PP, Harwan baru mengakui bahwa dirinya adalah seorang petani. Lantaran hal tersebut, Harwan bersama kedua orang temannya diberi sanksi dengan membuat surat pernyataan.

“ Harwan bersama kedua orang temannya yang diamankan, kami berikan hukuman dengan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut, dan kami baru mengizinkannya pulang pada pagi harinya.” Tutup Suardi. (Cw1-Al)

 

 

 

 

No Responses

Tinggalkan Balasan