Pemprop Banten Gelar Relly Wisata di Beach Club Tanjung Lesung

Pandeglang, asgolnews.com- Dalam rangka Penyelarasan Pembangunan Dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung Pemerintah Provinsi Banten,mengadakan Relly Wisata  bertempat di Beach Club Tanjung Lesung Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, KabupatenPandeglang , sabtu (25/3).

Kegiatan yang  Diikuti sekitar 100 orang peserta ini  diantaranya Drs. Nata Irawan SH. MH ( PJS Gubernur Banten ), Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo ( Kapolda Banten), Kol Czi Ito Hediarto S.ip ( Danrem O64/MY), Drs. Asep Rahmatulloh ( Ketua DPRD Prov Banten), Eneng Nurcahyati ( Kadis Parawisata Prov Banten ), Kol Laut F Rudi Haryanto ( Dan Lanal Merak), Kol Inf Djon Afriandi S.ip ( Dan Grup 1 Kopassus), H. Deden ( Kadispora Prov Banten ), Drs H.M.Basri ( Kasat Pol PP Prov Banten), H Fery Hasanudin ( Pjs Sekda Kab Pandeglang), Opat Sopiatudin ( Ketua Forum Tata Kelola Pariwisata Tanjung Lesung).

Pjs Gubernur Banten Drs Nata Irawan SH MH mengatakan Kegiatan Relly Wisata ini tentunya dalam rangka mengangkat wisata di Tanjung Lesung. Akan tetapi diakuinya perlu pengembangan lebih lanjut, pengembangan kawasan wisata tidak bisa dilakukan hanya oleh pihak Pemerintah Daerah saja, akan tetapi perlunya kerja secara bersama-sama antara seluruh lapisan masyarakat. Karena tanggung jawab moral mempertahankan keindahan dan kelestarian pariwisata ada pada masyarakat.

“ Kami Pihak Pemerintah Provinsi sudah membicarakan atau membahas terkait Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang, pelaksanaanya masih terkendala pada pembebasan lahan, “ ujar Pjs Gubernur.

Dikatkannya Sulitnya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya kawasan pariwisata dan kawasan ekonomi khusus, serta terkait jumlah ganti rugi dari Pemerintah yang merasa tidak sebanding dengan kerugian materil masyarakat. Masyarakat masih memiliki pandangan bahwa pengembangan kawasan ekonomi khusus dan kawasan pariwisata nasional justru merusak dan menghilangkan kutur budaya ( kearifan lokal mereka).

“Pemerintah Provinsi harus konsentrasi dan konsekuen bagaimana mengembangkan Kawasan Parawisata Nasional ini, karena anggaran yang telah turun tidak sedikit, bahkan saat ini anggaran di prioritaskan untuk pengembangan kembali kawasan.” Ujar Nata.

Sementara Ketua Forum Tata Kelola Pariwisata Tanjung Lesung Opat Sopiatudin menyampaikan FPKP Tanjung Lesung ini merupakan tempat/ sarana bagi berbagai macam kegiatan, yang mana telah diatur dalam SK Bupati, dan Kawasan Strategis Parawisata Nasional (KSPN) yang tertuang dalam SK Bupati Pandeglang, bukan hanya ruang lingkup kawasan Panimbang, akan tetapi juga meliputi kawasan Carita Labuan, dan sekitarnya, sehingga KSPN adalah bentuk kawasan pariwisata yang terintegrasi, yang perlu dijaga segala amanahnya , sehingga kelestarian kawasan ini bisa sama sama dipertahankan.

“Kami butuh komitmen bersama bukan hanya dari kami sebagai Forum Tata Kelola Pariwisata Tanjung Lesung.” Demikian Opat.

Pantauan dilokasi Saat  rombongan Relly Wisata Tiba di Bach Club Tanjung Lesung, disambut  dengan Welcome Dance ( Tarian Penyambutan ) oleh pihak Tanjung Lesung. Lalu  Kegiatan dilanjutkan dialog dengan Forum Tata Kelola Parawisata Tanjung Lesung.  (Hendry)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!