Pemerintah Bs Sangat Lamban Dalam Menangapi Minat (Letter Of Intent) Investor Terkait Pembangunan Pasar Ampera

 

Bengkulu Selatan,asgolnews.com-Untuk membangun suatu pasar modern dibutuhkan modal yang cukup lumayan besar dan itupun didukung dengan anggaran yang terseraf disuatu daerah untuk bisa merialisasi pembangunan tersebut. Namun bilamana pembangunan ini tidak bisa dilakukan dikarnakan keterbatasan anggaran daerah maka disinilah peran pemerintah mencari solusi untuk mewujudkan ini.

 

Rapat pembahasan terkait pembangunan pasar ampera menjadi pasar modern PTM , yang rencananya akan di bangun oleh  Pengusaha Propertindo PT.Anugrah Lestari Propertindo yang lansung diajukan minat (Letter Of Intent) oleh direktur utama Hadi Sucipto.hari ini, Rabu, 17/01/2018. baru dilansungkan oleh Pemerintah Bs yang  dipimpin Plt Sekda Ir.  Nurmansyah Samid, dihadiri Kepala Dinas Prindagkop dan UKM  Herman Sunarya SE, Kabid Aset BPKAD, Bagian Hukum, dan Kabag Pembangunan Pemkab Bengkulu Selatan serta jajaran lainya.

 

Lahan seluas kurang lebih 1,8 hektare ini  rencananya dibangun dengan rancangan pasar tradisional modern , diperkirakan membutuhkan anggaran 75 Miliyar , pemerintah Bengkulu Selatan patut bersukur adanya investor yang berminat membangun pasar tersebut namun dilihat dari responnya pemerintah nampaknya kurang tanggap cepat, padahal ini sudah diajukan minat sejak bulan oktober 2017  lalu diajuakan oleh  Pengusaha Propertindo PT.Anugrah Lestari Propertindo yang lansung diajukan minat (Letter Of Intent) oleh direktur utamanya  Hadi Sucipto namun baru saat ini dilakukan pembahasanya.

Kepala Dinas Prindagkop dan UKM  Herman Sunarya SE menuturkan saat dikonfirmasi asgolnews.com “ kami bukan tidak tanggap namun kami baru ingin membentuk tim teknis agar dapat melakukan tahapan selanjutnya dari minat investor tersebut , hal ini akan kita lakukan lanjuttan tahapan karna ini butuh proses dan butuh kajian tepat “ ungkapnya.

 

Dilain kesempatan Wabub Gusnan Mulyadi mengatakn “ Pemerintah harusnya cepat tanggap dengan minat iini,agar pembangunan ini cepat berlansung nantinya.’ Ujarnya.

Sambung Gusnan “Bila pemerintah ini serius hal ini tidaklah sulit tanggapanya dengan tahapan yang pertama kita harus menjawab pernyataan minat dengan konsepkan saja surat dari bupati melalui dinas terkait ke tahap berikutnya yakitu, pembuatan analisa dampak lingkungan dan analisa kesutudy kelakyakan , seterusnya siapkan MOU anatar pemerintah daerah dan investor sebagai payung Hukum , dan hal ini tidak akan adanya unsure Hukum bagi pemerintah “ Demikian  Gusnan.(ade)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!