Pasca Direlokasi, Disperindag Mediasi Dengan PKL

Lebak Banten, Asgolnews.com – Untuk menjaga keindahan Kota,Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang jalan RT Hardiwinangun direlokasi ke Jalan Sunan Kali Jaga. Dinas Perinduterian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak menggelar mediasi dengan PKL yang direlokasi, acara mediasi yang dimulai sekira pada pukul 09.00 wib hingga pukul 11.30 wib di Kantor Dinas Perindag hari ini (02/03).

Dalam mediasi tersebut dihadiri Kepala Disperindag Kabupaten Lebak H.Hari Setiono, Sekretaris Disperindag H.Dedi Rahmat, Satpol PP Kabupaten Lebak yang diwakili oleh Didi Kusnadi bersama 4 orang anggota satpol PP, Kapolsek Rangkas Bitung AKP Nono Hartono, SH, MH serta perwakilan PKL H.Kujang, Wahid, dan Ucu Surenda.

Pada mediasi tersebut, PKL meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak kiranya dapat memperbolehkan PKL kembali  berjualan di sepanjang Jalan RT Hardiwinangun setelah direlokasi, karena ditempat berjualan yang baru sangatlah sepi sehingga omset para PKL menurun.

“Kami minta Pemda Lebak dapat mengizinkan kembali PKL berjualan di tempat yang lama sebelum direlokasi, karena di Jalan Sunan Kali Jaga sangatlah sepi, sehingga membuat omset menurun,”ujar salah seorang PKL yang mengikuti mediasi tersebut.

Dilanjutkan para utusan PKL mengatakan, berjualan di Jalan Sunan Kalijaga banyak sekali berbenturan dengan dengan pengelolah parker, sebab lahan parker mereka dipakai untuk berjualan, dan terjadinya penentangan dari pemilik toko di Jalan Sunan Kalijaga serta banyaknya pungutan retribusi hingga mencapai enam kali.

“Tukang parker marah, karena lahan parker dipakai untuk berjualan, pemilik toko menetang karena merasa mendaptkan saingan dalam berjualan dan penagihan retribusi yang mencapai 6 kali sehingga memberatkan pedagang,”ujar PKL yang ikut Mediasi.

Kapolsek Rangkas Bitung AKP Nono Hartono sangat mengapresiasi terhadap langkah Disperindag untuk melakjukan mediasi ke PKL yang direlokasi. Musyawarah untuk mencari solusi dengan cara persuasive serta meminta kepada semua pihak tetap berpedoman pada aturan yang berlaku.

“Saya minta semua pihak dapat bersikap bijaksana, sehingga dalam musyawarah ini bias menemukan solusi yang terbaik untuk para PKL ini,”ujar Kapolsek.

Sementara Disperindag Kabupaten Lebak menekankan kepada Sat Pol PP bahwa mulai pukul 14.00 wib untuk Stand by memonitor di sepanjang Jl Hardiwinangun dan dapat mencegah serta menertibkan PKL yang  memaksakan diri untuk berjualan

“Bila  PKL masih memaksakan diri untuk berjualan di sepanjang Jalan RT Hardiwinangun tentunya hal tersebut dapat memicu kerawanan konflik  dan pihak Polsek Rangkasbitung akan mendampingi kegiatan pengamanan  guna menciptakan kamtibmas yg kondusif,”Ujar H.Hari Setiono.

Dijelaskan Kepala Disperindag , Bahwa merelokasi PKL  merupakan kebijakan dari Pemda karena  kawasan Jl Hardiwinangun harus steril guna keindahan kota.

“Kami minta para pedagang jangan memaksakan diri berjualan kembali di areal tersebut karena akan melanggar Perda, dan apa yang disampaikan  oleh perwakilan PKL tadi, kami minta waktu satu minggu untuk menjawab keluhan PKL tersebut, karena hal ini akan kami sampaikan ke Bupati Lebak,”Demikian Hari Setiono.(Aden Bagus)

No Responses

Tinggalkan Balasan