Musrembang RKPD Kabupaten Seluma Tahun 2019, Pemprov Dorong Tuntaskan Kemiskinan

Seluma, Asgolnews.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Seluma menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Seluma Tahun 2019, bertempat di Aula Kantor BAPPEDA Seluma, Rabu 28/03/2018.

Musrenbang RKPD ini dibuka oleh Wakil Bupati Seluma Suparto, dan turut hadir Gubernur Bengkulu di wakili oleh Asisten 1 Pemda Provinsi Bengkulu Hamka Saberi, Anggota DPD RI Ahmad kanedi, Anggota DPRD Provinsi Sri Redjeki, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jonaidi Sp, Waka I DPRD Kabupaten Seluma Ulil Umidi, PLT Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu, Kepala Bappeda Seluma Supratman, Waka Polres Seluma Kompol Milian Aziz, Para Kepala Dinas Kabupaten Seluma.

Kepala BAPPEDA Seluma Supratman dalam penyampaian laporan pada Musrenbang Focus Pembangunan Tahun 2019.

– Pembangunan pada infrastruktur penunjang sektor unggulan.
– Peningkatan pertumbuhan ekonomi
– Optimalisasi Produk unggulan Peningkatan infrastruktur pertanian atau bahan pangan utama.
– Peningkatan sarana dan prasarana pertanian.
– Penanganan Desa rawan pangan
– Peningkatan produktivitas potensi perikanan tangkap dan budidaya
– Peningkatan produk dan produktivitas perkebunan.
– Peningkatan produk dan produktivitas peternakan.
– Pengembangan industri kemaritiman dan Agloidustri laut yang terpadu dan bendaya saing.
– Optimalisasi potensi pariwisata sebagai destinasi wisata.

Sementara itu Asisten 1 Pemda Provinsi Bengkulu Hamka Saberi dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Seluma untuk Validasi data angka kemiskinan yang mencapai 20 persen data yang diambil bulan Januari 2018.

“Dari data BPS Provinsi Bengkulu angka kemiskinan Kabupaten Seluma mencapai 20 persen dari jumlah penduduk 209 riibu jiwa, Hal ini sangat berat untuk jadi tantangan kita. “Kata Hamka.

Sampai Hamka, harus dapat membedakan angka kemiskinan dan ketertinggalan. Pemda Seluma harus meluruskan data sebenarnya angka kemiskinan tersebut.

“Program kemisikinan trus dianggarakan tapi tidak ada perubahan, Data ril kemiskinan harus dirubah dan singkronisasi, program sudah baik tapi exsekutor salah, desa dan kecamatan sering kali Salah sasaran. Ini jadi hambatan kita bersama, Kades dan camat jngan salah exsekusi, “Ujar Hamka.

Tambah Hamka, Tahun 2018 ini Kabupaten Seluma mendapatkan kucuran Dana sebesar 281 miliar dari APBN dan APBD Provinsi Bengkulu.

“Tahun ini, Kabupaten Seluma menerima bantuan dana dari pusat Rp 125 miliar, dan Rp 156 miliar dari apbd provinsi bengkulu,” jelas Hamka.

Disampaikan juga oleh Wakil Bupati Seluma Suparto dalam sambutannya mengatakan, Kepala Oprasi Perangkat Daerah (OPD) harus proaktif jangan ngelempem dan keluaran suatu kekegiatan harus jelas.

“Opd harus Menjalin kerjasama antar opd untuk memecahkan permasalahan. Seluma 15 tahun miskin, jadi angka kemiskinan harus sama-sama di evaluasi, Pembagian beras rastra salah sasaran Kades dan Camat harus benar- benar tetap sasaran dalam penyalurannya, “Ungkap Wabup.Aw/Advetorial.

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!