Mendagri Cabut Izin HO, Pemkab Bengkulu Selatan Bakal Revisi Perda

Bengkulu Selatan, asgolnews.com- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berpotensi kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akibat pencabutan Hinder Ordonantie (HO) atau izin tempat usaha atau kegiatan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Ketetapan yang sebelumnya tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 27 Tahun 2009 tentang Pedoman Penetapan Izin Gangguan Daerah tersebut dicabut dengan diterbitkannya Permendagri Nomor 19 Tahun 2017.

Regulasi ini ditetapkan pada akhir Maret 2017. ketetapan itu mulai diberlakukan pada awal April 2017 yang lalu. Dengan adanya aturan tersebut, Pemerintah berpotensi kehilangan PAD.

“Memang hal ini akan berdampak pada PAD kita,” ujar Assisten I Setda Bengkulu Selatan Yunizar Hasan, SH. M, AP usai memimpin rapat Pembahasan tindak lanjut pencabutan penertipan izin gangguan (HO) berdasarkan permendagri Nomor 19 Thun 2017 di ruang rapat secretariat daerah, jum’at (14/7).

HO merupakan izin tempat usaha atau kegiatan kepada pribadi atau berbadan hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan masyarakat serta kelestarian lingkungan hidup.

Untuk itu, dia mengatakan, pemerintah akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna membahas Permendagri yang telah dikeluarkan tersebut.

Terkait hal itu, anggota DPRD Bengkulu Selatan, Kuswandi mengatakan pemerintah daerah tetap dapat melakukan penarikan izin HO, Asal dibuatkan dasarnya dulu seperti Peraturan Bupati (perbup) tetapi buat sistematika hukumnya sehingga kita tetap aman.

Dia berpendapat penghapusan jenis perizinan itu mestinya harus dibarengi dengan perubahan regulasi dulu. Dia khawatir penghapusan izin HO itu justru akan memicu konflik di masyarakat karena tidak ada pengendalinya. Dia mencontohkan untuk pendirian tower telekomunikasi bisa seenaknya di lokasi permukiman padat bila tidak dikendalikan lewat izin HO.

“Tetapi sekali lagi kami di daerah tentu akan mempertanyakan hal ini, biar ada kejelasannya,” demikian Kuswandi. (cw2)

No Responses

Tinggalkan Balasan