Lemang Tapai Kuliner Khas Bengkulu Selatan Yang Banyak Diminati.

Bengkulu Selatan, asgolnews.com- Lemang tapai merupakan salah satu kuliner khas daerah Bengkulu Selatan yang terdapat di Desa Ulak Lebar Kecamatan Pino. Lemang tapai dapat dijumpai ketika pasar Masat pada setiap Hari Kamis.

Diketahui setiap malam kamis ketika menjelang Pasar Masat biasanya banyak pengunjung yang sudah berdatangan hanya sekedar untuk menikmati lemang tapai. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Desa Ulak Lebar Heldi (29) ketika dijumpai wartawan Asgolnews.com di kantor Desa.(26/01/17).

“Sebelum pekan (pasar) Masat, pada malam kamis biasanya banyak bujang gadis Bengkulu Selatan yang berdatangan baik itu dari Kota Manna maupun yang datang dari luar Kota untuk menikmati lemang tapai yang hanya tersaji di Pasar Masat,”terang Heldi.

 

Heldi menceritakan, Lemang tapai merupakan salah satu makanan adat yang terdapat di Desa Ulak Lebar namun sayangnya saat ini sudah tidak lagi menjadi suatu kegiatan adat bagi masyarakat namun lebih kepada masakan kuliner yang banyak dijual ketika Pekan Masat. Makan adat ini sudah tidak lagi menjadi Khas Adat Desa Ulak Lebar sejak tahun 90an.

“Pada acara pernikahan di Desa Ulak Lebar, diharuskan memasak lemang tapai. Namuin sekarang habis karena tergerus oleh zaman,”ujar Heldi.

Lasmaini (45) salah seorang Warga Desa ulak Lebar Kecamatan Pino yang berjualan lemang tapai diselah-selah kesibukannya berjualan, ketika dijumpai wartawan Asgolnews.com di kedainya mengatakan dalam kurun waktu satu minggu, Ia dapat menjual 100 hingga 120 batang lemang dan 8 liter tapai yang terbuat dari padi beram.

“Dalam seminggu bisa menghabiskan ratusan batang lemang dan 8 liter tapai yang terbuat dari padi beram. Dengan harga Rp.10 ribu untuk satu porsi,”terang Lasmaini.

Dilanjutkan Lasmaini, ilmu memasak lemang tapai didapat dari orang tuannya dan terus turun temurun diajarkan kepada generasi berikutnya agar kuliner khas Daerah Bengkulu Selatan ini tetap terjaga dan lestari.(Cw2-JN)

No Responses

Tinggalkan Balasan