Keluh Kesah Pengelola Kolam Patin Pematang Gambir, Kecamatan Air Nipis

Bengkulu Selatan | asgolnews.com – Ditemui Jum’at (20/03/20), Nesman pengelolah kolam ikan di Balai Benih Ikan (BBI) Patang Gambir, Kecamatan Air Nipis menyampaikan sedikit kendala dalam menjalankan program pemerintah tentang pembudidayaan ikan patin.

Dirinya mengatakan saat ini terkendala kerterbatasan kolam yang harusnya berkapasitas 6 ribu dan di isi 60 ribu ikan patin. Sehinga membuat ketidak setabilan pertumbuhan dan banyak juga yang mati akibat saling himpit saat diberi makan, karna terlalu banyak ikan di kolam yang kecil.

“Untuk hari ini saja, sudah hampir 1 ton ikan mati diperkirakan akibat kolam yang kecil dan saling berhimpitan saat di beri makan,” ujar Nesman.

Semua ikan patin ini datang secara bersamaan sebnyak 60 ribu ekor, ikan tapi kini pertubuhanya tidak setabil. Sampai saat ini ada yang beratnya sudah 4 ekor sekilo dan ada juga yang masih sebesar jempol kaki. Itu semua diperkirakan akibat ketidak setabilan saat berebut makanan karena ada yang tidak dapat makanan.

Nesman juga menyampaikan awal mulanya ikan patin ini hanya dijual untuk pembibitan saja, akan tetapi lama kelamaan berubah menjadi penggemukan. Selain masalah kolam yang kurang memadai, Ia juga mengatakan kebingungan masalah pemasaran.

“Kami bingung, saat ini per 3 hari hanya terjual 200 kiloan saja, sedangkan ikan tersebut semakin hari semakin besar, semoga ada solusi secepatnya untuk pemasaran ikan patin ini,” harap Nesman. (NGR)

No Responses

Tinggalkan Balasan