Warga Desa Suka Bandung Laporkan Kades, Terkait Penggunaan DD Tahun Anggaran 2016

Bengkulu Selatan, asgolnews.com- Senin 23 Januari 2017 yang lalu , Kepala Desa Suka Bandung Kecamatan Air Nipis Diharman dilaporkan warga Desanya ke Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan, terkait penyelewengan dalam pembangunan yang menggunakan Dana Desa tahun anggran 2016 yang lalu. Bukan hanya itu, Diharman juga dilaporkan diduga telah memalsukan dokumen Badan Permusyawartan Desa (BPD) tahun 2014/2015.

Dalam surat yang ditandatangani oleh warga Desa tersebut menyatakan telahdiduga terjadi kerugian negara pada pembangunan tembok penahan sungai yang terletak di Desa Suka Bandung dengan alokasi dari Dana Desa (DD) sebesar Rp.467.738.000,-. Dugaan tersebut diketahui setelah melihat gambar rencana pembangunan tembok  penahan sungai tidak sesuai dengan pelaksanaan pembangunan yang sudah selesai dikerjakan.

“Pada gambar tembok penahan dibuat kiri dan kanan  serta ditengahnya ditimbun dengan tanah, selanjutnya dipermukaan tanah tersebut dibuat rabat beton, hal itu tidak dibuat sesuai dengan gambar,”ujar Asiun salah seorang warga Desa Suka Bandung ketika ditemui di Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan.

Diterangkan Asiun, ketika pengerjaan pembangunan tersebut, pengambilan material diduga ilegal. Dan pada laporan tersebut warga Desa Suka Bandung menyebutkan bahwa pembangunan tembok penahan sungai tidak sesaui dengan spesifikasi pada Rencana Anggaran Belanja (RAB), seperti halnya pada saat pengecoran tidak menggunakan batu pecah, pada pemasangan talut pondasi hanya kedalaman 50 cm padahal di dalam RAB ketinggian pondasi 1 meter.

Dijelaskan Asiun, bangunan tersebut menjadi pengamatan warga karena dalam pengerjaannya sudah tidak sesuai dengan spesifikasi pada gambar.

Kami sebagai warga Desa Suka Bandung Kecamatan Air Nipis, berharap kiranya Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan dapat segera memproses laporan yang telah disampaikan secara tertulis karena ada indikasi kerugian negara dalam pembangunan tersebut.(RE)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan