Kades RGM 2 Didesak Pecat Permanen Pasca Asusila Serta Dituding Ada “Bermain” Terkait DD

 


SELUMA.asgolnews.com – Setelah sempat viral atas kasus asusila bersama 2 rekan kades lainnya, kades non aktif desa RGM (Renah Gajah Mati)  2 kecamatan Semidang Alas (SA), Apenri kembali diterpa gejolak desakan warga. Sebanyak 53 warga desa RGM, Senin (22/01/2018) menggelar demo di halaman Pemda Seluma. Mereka mendesak pemkab memberhentikan secara permanen kades non aktif.

” Kami minta kades non aktif diberhentikan secara permanen, selain tersandung kasus asusila, juga adanya indikasi pelaksanaan proyek Dana Desa tak sesuai dengan speks” ujar Mahidin wakil ketua BPD desa RGM 2, Senin (22/1).

Selain itu, mereka juga menilai sejak bergulirnya kasus asusila kondisi pemerintahan desa tak berjalan optimal.
” Bahkan mobil operasional desa juga masih berada di tangannya, sehingga tidak dimanfaatkan masyarakat desa ” kata Mahidin.

Kedatangan puluhan warga kemarin sedikit mereda,setelah 5 orang perwakilan warga dipertemukam dengan sekda Seluma Irihadi S.Sos.M.SI.

” Selama diskor 6 bulan, kami sudah sering melayangkan aduan ke pemkab dan pihak terkait,hingga batas akhir penonaktifan pada 22 Februari mendatang,kami minta yang bersangkutam tidak lagi melanjutkan jabatannya” kata Hendra Gunawan (46) tokoh masyarakat desa RGM sembari membantah jika aksi tersebut ditunggangi oknum atau pihak lainnya.

Menurutnya, dukungan pemberhentian jabatan kades non aktif semakin menguat pasca adanya penilaian pihak terkait selama 6 bulan terakhir. Bahkan dari 400 waga yang masuk data pilih diklaim mendapat dukungan tanda tangan mencapai 259 orang.

” Sudah 50 persen jumlah warga yang setuju pemberhentian kades non aktif secara permanen” kata Hendra Gunawan.

Sementara itu, Sekda Seluma Irihadi S.Sos.M.SI yang menerima kedatangan perwakilan massa mengungkapkan,s korsing terhadao kades selama 6 bulan akan berakhir pada tanggal 22 Februari mendatang.

Pihaknya  tidak akan terburu- buru dalam mengambil kebijakan,sembari menunggu tahapan dan prosedur yang ada.

” Pemerintah daerah telah menerima laporan itu ada yang masalah moral dan juga persoalan lain. Secara moral benar,namun yang lainnya belum tentu. Oleh karenanya pemerintah masih akan melakukan kajian dan cek kelapangan terhadap tuntutan yang disampaikan warga” ujar sekda Seluma Irihadi S.Sos.M.SI.

Pihaknya melalui melalui tim Inspektorat turun memanggil ketiga kades serangkai termasuk kades non aktif desa RGM.
” Kita tidak boleh berprasangka buruk sepanjang aturannya memungkinkan nanti akan diambil kebijakan,apakah mereka diberhentikan atau tetap dilanjutkan,” kata Sekda.

Usai berorasi di pemkab Seluma, rombongan kembali menyampaikan aspirasinya ke DPRD Seluma dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat.

Selain menyerukan pemberhentian kades non aktif secara permanen, warga juga menuding adanya kongkalingkong terkait penerapan dan pemeriksaan Dana Desa.
” Ada kongkalingkong terkait penerapan Dana Desa. Kami juga meminta jika pihak Inspektorat melakukan pemeriksaan keuangan desa jangan hanya memeriksa pembukuan, lalu makan daging ayam dirumah perangkat desa tapi juga mengecek hasil pekerjaan yang ada,” kata Hendra Gunawan warga RGM 2.
Warga mengancam jika persoalan ini mandeg dan dianggap janggal, pihaknya akan membawa kasus tersebut hingga pemerintaj pusat.(Aw)

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!