Kabupaten Seluma Menjadi Tuan Rumah Kampanye Three End

SELUMA, asgolnews.com-Kabupaten Seluma bentuk satgas perlindungan perempuan dan anak dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. 19/01/2018.

Kekerasan terhadap perempuan dan anak sangat sering terjadi belakangan ini untuk mencegah dan memberikan perlindungan dalam bentuk respon hukum dan peran pembina Positif.

 

Ini dibuktikan dengan telah dibentuknya satgas perlindungan perempuan dan anak dari tingkat kabupaten kecamatan hingga desa dengan jumlah mencapai 1.780 satgas.

kepala Dinas pemberdayaan perempuan perlindungan anak,pengendalian penduduk keluarga berencana provinsi Bengkulu, Forita Ramadhani SE,M.SI menuturkan” saat ini Seluma sudah memecahkan rekor dengan membentuk satgas perlindungam perempuan dan anak terbanyak di propinsi Bengkulu. Sementara urutan kedua kotamadya yang jumlahnya baru mencapai 700 an,dan di kabupaten lain hanya ada satgas bentukan provinsi yang hanya ada di kabupaten rata rata 10-12 orang.

” benar kita pilih Seluma karena Seluma benar – benar respons bagaimana prncegahan terhadap pencegahan dan kekerasan pada perempuam dan anak” katanya.
Sambung kadis” Oleh karena kami berkoordinasi dengan bupati Seluma untuk menggelar kampanye hivorsi artinya gerakan pelibatan laki- laki dalam rangka untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Dan untuk mensukseskan program Three End” terangnya.

Program Three End artinya tiga akhiri  yakni akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri traficking,a khiri kesenjanham akses ekonomi bagi perempuan.

” Kampanye anti kekerasan perempuan dan anak rencananya dijadwalkan akan di gelar pada 22 Maret di kecamatan Sukaraja. Dan ternyata pak bupati juga merespons kegiatan ini.

Di hari H pelaksanaan akan ada senam kampanye anti kekerasan terhadap anak dan perempuan selaim diikikuti 500 orang laki laki yang kita hadirkan,juga  diikuti ribuan massa, launcing satgas, penyematan pin duta Divorsi oleh menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Yohana Yembiseterhadap 10 kepala daerah dan deklarasi mendorong keterlibatan laki laki terhadap pencegahan kekerasan perempuan dan anak di provinsi Bengkulu,” sampainya.

Selain direncanakan akan dihadiri menteri, gubernur, kepala daerah seprovinsi Bengkulu, pelajar,juga seluruh stok holder dan masyarakat. Hal lainnya yang tak kalah penting adalah seluruh komponen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan lain sebagainya bisa bersinergi dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

” Jadi betul betul hivorsi ini melibatkan dari segala macam lapisan, dari mulai kepala daerah, ketua DPRD,masyarakat,tokoh agama dan masyarakayswasta dan lainnya. Karena inti kekererasan terhadap perempuan dan anak banyak datang dari kaum laki-laki” paparnya.

Sementara itu bupati Seluma H.Bundra Jaya SH.MH mengaku sangat metespons positif rencana kampanye penanganan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

” Ini adalah kampanye untuk mendorong upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya di Seluma dan umumnya provinsi Bengkulu, Untuk menyambut kegiatan akbar tersebut,

Pihaknya bersama stok holder dan pihak terkait saat ini tengah mempersiapkan kegiatan tersebut sebagai langkah awal dalam mensukseskan program three end.(Aw)

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!