Jatuh Dari Jembatan Gantung “ Istri Merenggut Nyawa “, Ini Penyebabnya..

saat jenazah dibawa kerumah duka

Banten, Asgolnews.com– Sepasang suami istri Pak Edi (37) warga Kp.Babakan Aceh Desa/kec.sobang dan istrinya Ibu Kokom warga Desa/ Kec.Sobang , Kabupaten Lebak, Banten. Mengalami kecelakaan tragis yakini terjatuh dari Jembatan Gantung yang mengakibatan Istri Pak Edi yaitu Ibu Kokom merenggut nyawa.

TKP kejadian

Musibah yang dialami Pak Edi(37)  dan Ibu Kokom (31) terjadi pada hari Sabtu , 18/02/2017 Pukul  09.00 Wib di jembatan gantung Kp.Lebak dalem Ds.Cikawah Kec.Sobang (Perbatasan Kec Sobang Dan kec.muncang ).

Saat itu  korban suami/istri  ini hendak menyebrang jembatan dengan mengunakan   sepeda Motor Honda Blade No.Pol : B-3888-BET  berboncengan akan menuju ke kebunnya di Kp/Ds  Jagaraksa Kec Muncang. Diperjalanan menuju ke kebun tersebut mereka melawati Jembatan Gantung penghubung perbatasan Kec Sobang Dan Kec Muncang.  Pada saat sedang menyeberangi Jembatan Gantung itu tiba-tiba papan jembatan   patah,  hingga akhirnya korban suami/ istri dan sepeda motornyanya  terperosot hingga  jatuh kecebur kesungai  yang ketinggian jembatan dari dasar tanah sekitar  12 meter,

korban Ibu kokom

Waktu  kejdian itu beruntung  ada warga yang melihat dan lansung memberikan pertolongan  terhadap korban. Namun saat warga memberikan pertolongan , ibu kokom sudah tidak bernyawa lagi  karna mengalami luka-luka yang sangat parah  dibagian wajah /kepala, sedangkan suaminya Edi mengalami luka-luka patah tulang bagian kaki kiri dan luka-luuka memar . Selanjutnya kedua korban itu lansung  dibawa oleh warga kekediamnya

Dani warga setempat menuturkan kepada awak media asgolnews.com Banten “  Bahwa jenzah ibu kokom hari ini telah dimakamkan dan adapun saksi yang menyaksikan kejadian kemarin dan juga yang menolong  korban .yaitu  Matno (45)   tani, kp.Lebak dalem kec.muncang ,  Anda (58) pekerjaan  tani  “ ujarnya.

Lanjut Dani “ Kami harap pihak pemerintah dapat memperbaiki dan memperhatikan kondisi jembatan gantung saat ini yang sudah tidak layak lagi sebab kami takut nantinya akan ada korban lagi “ pinta dani. (DenBagus)

 

 

No Responses

Tinggalkan Balasan