Ikatan Wartawan Online (IWO) Bengkulu Selatan Laporkan Dugaan Pungli Di Satpol PP

Bengkulu Selatan, asgolnews.com- Ikatan wartawan Online (IWO) Kabupaten Bengkulu Selatan Jum’at tanggal 15 September 2017 melaporkan dugaan pungli di Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Selatan ke Polres Bengkulu Selatan.

Menurut Ketua IWO Kabupaten Bengkulu Selatan Apdian Utama, dugaan tersebut terungkap saat salah satu wartawan online melakukan konfirmasi terhadap salah seorang Aperatur Sipil Negara (ASN) yang terjaring Razia yang dilakukan satpol PP pada hari Rabu (13/9) yang lalu.

“Dari hasil Konfirmasi dan Video yang direkam salah satu rekan kita, sangat jelas bahwasanya pengakuan salah seorang ASN yang diketahui tercatat sebagai ASN aktif dilingkungan kantor lurah Pasar Baru Kecamatan Seginim membayar uang sebesar 2 juta rupiah yang diduga sebagai “mahar” agar bisa bebas dan lepas dari sanksi,” ujar apdian.

Menurutnya sebelum IWO melaporkan hal tersebut ke Pihak kepolisian, pada Hari Kamis (14/9) salah satu wartawan Online juga telah mengkonfirmasi Kepala Dinas Satpol PP terkait Hal tersebut, dan pada saat itu Kasat satpol PP mengatakan Prosedurnya sudah sesuai dengan Perda tentang Larangan Pelacuran dalam Kabupaten Bengkulu Selatan. Dan menyatakan apabila seseorang melanggar perda no 14 tahun 2002 dengan catatan apabila  tidak mau Disidangkan Melalui TIPIRING maka dapat langsung membayar denda ke satpol PP.

“Atas Bukti Video ASN dan Rekaman Pernyataan Kasat Pol PP tersebut kami atas nama Ikatan Wartawan Online Bengkulu Selatan menilai telah terjadi Dugaan Pungli, sebab dalam Perda No 14 tersebut dalam Bab VI Ketentuan Pidana pasal 7 berbunyi Barang siapa melanggar pasal 3 ayat 1 dan 3 peraturan daerah ini diancam dengan pidana kurungan minimal 1 Bulan dan paling lama 3 bulan atau membayar denda minimal 2,5 juta dan maksimal 5 juta rupiah,” ungkap Apdian.

Ditambahkannya Penetapan Denda tersebut bukan dilakukan oleh Dinas Satpol PP melainkan harus Melalui Persidangan Tipiring.

“Berdasarkan Bukti- bukti tersebut kita melakukan laporan dugaan pungli, kita menyerahkan sepenuhnya kepada pihak penegak hukum untuk melakukan penyelidikan,” demikian Apdian.(cw2)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!