Dugaan Pungli Dinas Dikpora Bengkulu Selatan Terekam Camera Milik Waratawan Media Online

Dugaan Pungli Dikpora

Bengkulu selatan, asgolnews.com-Dugaan Pungutan Liar (PUNGLI) yang dilakaukan oleh oknum Dinas DIkpora Kabupaten Bengkulu Selatan, dugaan praktik tersebut tertangkap kamera dan sempat diabadikan oleh salah seorang wartawan media online Kamis (29/12/2016) sekira pukul 18.45 WIB Saat pembagian honor guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di ruangan bidang Diklus Dinas Dikpora Bengkulu Selatan.

Dalam video yang berdurasi 46 detik tersebut terlihat salah seorang petugas mengambil beberapa uang pecahan Rp 50 ribu dari beberapa uang yang sudah dilipat dengan kertas dan siap dibagikan dengan para guru PAUD. Setelah mengambil beberapa uang pecahan Rp 50 ribuan tersebut, petugas tersebut menyerahkannya pada petugas lainnya yang berkaca mata. Setelah itu, tampak petugas tersebut tertawa-tawa kegirangan.

Setelah jurnalis berhasil masuk ke ruangan tempat pembagian honor tersebut, dari pengamatan tampak beberapa kejanggalan. Diantaranya, salah satu guru PAUD tertangkap kamera menerima beberapa lembar uang pecahan Rp 100 ribu dan satu lembar uang pecahan Rp 50 ribu.

Padahal, semestinya honor yang diterima oleh masing-masing guru PAUD sebesar Rp 900 ribu. Namun, secara logika, jika uang tersebut berjumlah 900 ribu, sangat tidak logis jika uang pecahan Rp 50 ribu hanya ada satu lembar. Artinya, kuat dugaan adanya pungli sebesar Rp 50 ribu pada kasus tersebut.

Dari pengamatan lapangan, teknis pembagian honorpun juga terkesan mengarahkan para guru untuk memberikan uang terimakasih sebesar Rp 10 ribu. Hal tersebut terlihat dari jumlah pecahan uang yang diberikan. Dengan jumlah honor yang diterima sebesar Rp 900 ribu itu, petugas membaginya menjadi delapan lembar uang pecahan Rp 100 ribu dan dua lembar uang pecahan Rp 50 ribu.

Sementara itu, menurut pengakuan salah seorang petugas yang enggan disebutkan namanya, yang juga diabadikan kamera, dirinya mengakui bahwa adanya beberapa guru PAUD yang memberikan imbalan atau uang terimakasih dengan jumlah bervariasi. Ada yang memberikan uang sebesar Rp 5 ribu juga ada yang memberikan uang sebesar Rp 10 ribu.

Saat dihubungi Kepala Dinas Dikpora Bengkulu Selatan Novianto lewat telepon mengenai Dugaan tersebut dirinya tidak menjawab.(DU)

No Responses

Tinggalkan Balasan