Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Siapkan Bantuan Bibit Dan Mesin PPO

Bengkulu Selatan,  Asgolnews.com – Tahun 2017, bantuan pada Dinas pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, untuk anggarannya berada pada Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian melalui Kabid Tanaman Pangan Bengkulu Selatan Haroni, SP.

Dikatakan Haroni, Dinas Pertanian Bengkulu Selatan saat ini merupakan tim untuk penyampaian bantuan ke kelompok tani di Bengkulu Selatan, seperti penyampaian bantuan Bibit Padi, dan Jagung.

“Dinas Pertanian Bengkulu Selatan hanya sebatas tim  survey dan penyalur bantuan ke kelompok tani saja, karena semua anggaran bantuan tersebut ada di Dinas Pertanian Bengkulu,”ujar Haroni ketika dijumpai diruang kerjanya tadi (25/01).

Dijelaskan Haroni, melalui dana APBN tahun 2017, Bengkulu Selatan mendapatkan bantuan Bibit Padi sebanyak 14 ton untuk lahan seluas lebih kurang 700 hektare, sementara dari APBD Kabupten Bengkulu Selatan sebanyak 25 ton Bibit Padi untuk lahan seluas lebih kurang 1.200 hektare.

“Untuk bibit padi melalui dana APBN tahun 2017 sebanyak 14 ton dan melalui APBD Kabupaten BS sebanyak 25 ton,”terang Haroni.

Menurut Haroni bukan hanya bibit padi, untuk bibit jagung Provinsi Bengkulu mendapat jatah untuk 20 hetare lahan yang hingga kini belum dilakukan pembagian untuk masing-masing Kabupaten. Dari peralatan pertanian, Bengkulu Selatan mendapatkan bantuan berupa alat Pengelolahan Pupuk Organik (PPO) sebanyak 10 unit dan 4 unit alat panen.

“Bibit jagung se provinsi Bengkulu bantuan hanya untuk lahan seluas 20 hetare, tetapi Bengkulu Selatan mendapat PPO sebanyak 10 unit, dan Alat untuk panen 4 unit,”terang Haroni.

Sementara dari sisi pemberantasan hama, melalui bidang tanaman pangan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan akan dilaksanakan sosilisasi pemberantasan hama babi dengan cara pembelian moncong babi, namun untuk tekhnisnya masih dalam persiapan.

“Untuk pemberantasan Hama Babi, akan dilakukan pembelian moncong babi bai itu melalui kelompok pemburu babi atau pun melalui perorangan dengan harga Rp.70 ribu per moncong,’terang Haroni.

Dan untuk pemberantasan hama tikus dan wereng itu menunggu adanya laporan dari masyarakat baru akan disalurkan bantuan racun pemberantas wereng dan tikus.

“Kemarin ada 2 kelompok tani di Kecamatan Seginim yang melaporkaan adanya hama tikus dan wereng yang mulai menyerang tanaman padi warga, dan itu segera di tindak lanjuti dengan memberikan bantuan,”demikian Haroni.(SE)

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!