Dibalik “Jeruji Besi” Pemuda Ini Ciptakan Seni Tari sampai Membawa Karyanya Ke Tingkat Nasional Mengharumkan Nama Propinsi Bengkulu

Pemuda Kebangga Kita. Asgolnews.com
Seni merupakan Ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan kedalam kreasi dalam bentuk gerak, rupa, nada, syair, yang mengandung unsur-unsur keindahan, dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.

Yayan frady kesuma S.E, Lahir di Kota Manna, 13 maret 1988. Dirinya Lahir dalam lingkungan keluarga yang sederhana, sejak SMA dirinya dikenal memang berjiwa seni dalam bentuk seni tari dan musik yang mengantarkanya mendapatkan gelar S1 menejemen Ekonomi dari hasil berkecimpuh didunia Seni.

Kemandirian menjadikanya sosok yang berkreasi dengan talenta yang timbul dengan membangunkan karakter jiwa perasaan sehingga saat menjadi pencipta seni tari dan ciptaan tari nya itu di bawa anak-anak asuhnya memenangkan lomba tingkat kabupaten, propinsi, hingga Nasional. Yayan adalah salah satu generasi muda yang berprestasi yang harus di jamin dan perhatikan oleh pemerintah.

 

Nama: Yayan frady kesuma S.E
Tempat tgl lahir : manna, 13 maret 1988

Ini Perjalanan Karir Yayan frady kesuma S.E.

Yayan frady kesuma S.E, Mengawali karier seninya pertama kali pada tahun 2003 di bawah asuhan Paman Dali Yazid dan Bucik Densi Hartini. Kala itu dirinya mengikuti lomba tari pada acara STQ tingkat nasional di Provinsi Bengkulu.

Kemudian tahun 2007 dirinya mewakili Kabupaten Bengkulu Selatan mengisi acara di taman mini indonesia Ingat dalam rangka acara paket khusus.
Tahun 2009 ikut seleksi Jambore Pemuda Daerah di Provinsi Bengkulu, kemudian lulus dalam seleksi ,lalu lanjut mewakili Provinsi Bengkulu ke Jambore pemuda indonesia di jawa timur selama menunggu Lulus dari seleksi disana. Yayan berangkat ke Tidore dalam rangka pertukaran pemuda,(Bhakti Pemuda Antar Provinsi) di tempatkan di Tidore selama 2 bulan mewakili provinsi Bengkulu. Kebetulan waktu itu jadi ketua Kontingen. Dan kontingen dari Bengkulu menjadi yg terbaik.

2010 mewakili provinsi bengkulu dalam rangka pelatihan kepeloporan pemuda bahari tingkat nasional ke 1 di sumatera utara. Waktu itu Yayan menjadi ketua Pelatihan se Indonesia selama seminggu.

Di antara tahun 2003 sampai 2009 itu selalu ikut tampil dalam barbagai event kesenian di Propinsi mewakili Kabupaten.

Awal yayan menciptakan Tarinya Kreasi Milik dirinya pada 2010 .

2011 ikut serta sebagai pelatih dan penari mewakili Kabupaten ke taman mini indonesia indah dalam rangka acara paket khusus kabupaten Bengkulu Selatan.

Tahun 2011 pun juga karya Tarinya yang Berjudul Rentak Gelanggang masuk Nominasi 10 besar se indonesia, dalam rangka parade tari nusantara yg di ikuti oleh seluruh propinsi se indonesia. Ditarian itu yayan menjadi penari dan pencipta.

Tahun 2012 Judul Tarian Sampang Selirang mewakili Provinsi Bengkulu ke tingkat Nasional di mataram dalam rangka Fls2n ( festival lomba seni siswa nasional). Itu melalui seleksi dari Kabupaten.

2013 karya Tarinya yang berjudul Pancur Lidi mewakili provinsi Bengkulu ke tingkat nasional di Medan , dalam rangka Festival lomba seni siswa Nasional (Fls2n) tingkat smp.

2013 karya Tari nya yang berjudul Zapin Rentak Selatan menjadi juara 1 nominasi penyaji terbaik dalam rangka festival Tari melayu di acara tabot. Kala Itu Yayan sebagai pencipta Dan penari.

Tahun 2014 karya Tari nya yang berjudul Nundang Padi mewakili Provinsi Bengkulu ke tingkat nasional dalam rangka Festival lomba seni siswa nasional (fls2n) tingkat smp. Dengan melalui proses tahapan seleksi yg panjang.

Tahun 2014 bulan Mei nasib yayan akibat terpengaruh barang haram narkotika dirinya di tangkap polisi dan atas perbuatanya itu Yayan di Vonis 5 tahun Kurungan Penjara.

Walau demikian tidak membuat Yayan menjadi taluk dengan jeruji Besi untuk berkarya.

Tahun 2015 kedua karya Tari Yayan melaju ke tingkat nasional Dengan judul Tarian Topeng untuk tingkat smp Dan Rintihan Jiwa Untuk tingkat sma Dalam rangka Festival lomba seni siswa nasional ( fls2n). Kedua karya Tari itu terlahir di dalam balik jeruji Besi.

Tahun 2016 karya Tari yayan hanya sampai di provinsi karena kalah di provinsi. Namun hal itu biasa dan menjadikan motipasi untuk lebih trampil.

Tahun 2017. Karya Tari Yayan Yang berjudul Tari Rawas mewakili provinsi Bengkulu ke tingkat Nasional dalam rangka Festival Lomba Seni Siswa Nasional (fls2n) tingkat SMA. Yang di laksanakan di Nusa Tenggara Timur. 26 September 2017 mereka akan bertanding.

Tahun 2017 karya Tari Yayan yang berjudul Nundang Padi menjadi juara 1 kategori penyaji terbaik dalam rangka lomba Tari tradisi di acara tabot 2017.
Semua pencapaian itu melalui tahapan penyeleksian yang ketat Untuk sampai k Nasional.

Talenta yang dimiliki Yayan Ini tidak semua anak muda yang mampu seperti dirinya.Inilah Anak Muda Sekundang Bengkulu Selatan yang harus pemerintah perhatikan dengan meningkatkan kulitas, Fasilitas dalam membangun Yayan yang lainya.

Walau dalam jeruji besi Yayan mampu berkarya dengan hasil yang membagakan propinsi Bengkulu ketingkat Naaional khusunya Bengkulu Selatan. (red)

No Responses

Tinggalkan Balasan