Data Penerima Rastra Bisa Diganti

SELUMA,asgolnews.com – Penerima program beras sejahtera (rastra) di Kabupaten Seluma pada 2018 sebanyak 16. 366 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

” Jumlah masyarakat miskin di Seluma mencapai 18 ribu jiwa,sementara yang menerima rastra hanya 16.366 KPM. Nantinya data itu bukan harga mati dan data tersebut bisa diganti dengan catatan terdaftar di BDT (Basis Data Terpadu),” kata Kabid Penanganan Fakir miskin dan pemberdayaan sosial Dinas Sosial Seluma, Herman Susanto, S.Sos dikonfirmasi Rabu (31/1).

Oleh karenanya data tersebut bisa diganti dan jika keluarga miskin masih banyak yang belum masuk data tersebut maka akan diganti dengan adanya pelaksanaan verifikasi dan validasi data BDT.

Tujuannya, yang belum masuk dan layak dimasukkan dan yang sudah mampu dikeluarkan.

” Verifikasi dan validasi akan dilaksanakan pada sekitar bulan April. Tujuannya unyuk memvalidkan data sesuai dengan kelayakan dan agar tepat sasaran. Data tersebut akan ditetapkan desa dengan berkoordinasi dengan Dinsos,BPS” ujarnya.
Diakui pula,oenerima program rastra tidak baku, per tanggal 20 setiap bulannya bisa diganti.

” Prosesnya desa atau lurah mengadakan musyawarah menetaokan siapa yang layak penetapan siapa penerima.

Datanya disampaikan setiap tanggal 20 perbulannya ke dinsos dan dibinput untuk disampaikan ke kementrian  bersamaan dengan penyaluran rastra” jelasnya.
Diakuinya persoalan yang kerap muncul dalam penyaluran rastra  masih terdapat beberapa faktor yang perlu disempurnakan seperti kevalidan data penerima, kualitas beras  dan timbangan yang tidak sesuai takaran.

Herwam menjelaskan ada beberapa kriteria penerima rastra yang bisa diganti dengan penerima yang lebih layak yakni penerima meninggal dunia tanpa ahli waris, pindah domilisi, nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) terdaftar ganda dan taraf kehidupannya tidak bisa dikategorikan miskin. Pergantian sesuai kriteria harus dimusyawarahkan dan melampirkan berita acara, dilaporkan ke kecamatan dan pemerintah kabupaten sehingga setiap warga yang berhak, harus masuk di Basis Data Terpadu (BDT) yang dikeluarkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). (Aw)

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!