Bupati Lebak Ikuti Gerakan Jagung Hibrida Guna Sukseskan Produksi Jagung Nasional

Kabupaten Lebak,asgolnews.com- Dalam mencukupi permintaan atau kebutuhan produksi jagung nasional yang mana Kabupaten Lebak untuk Tahun 2017 ini telah ditetapkan Sebagai Sasaran Upaya Khusus (Upsus) Produksi Jagung Nasional Sebesar 30.544.728 Ton Pipilan Kering (PK),  untuk  memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satu program Pendukung produksi jagung dapat terpenuhi yaitu melalui Gerakan Tanam Jagung Hibrida.

Rabu (8/3/2017) Bupati Lebak Hj Iti Oktavia Jayabaya menyatakan dukungannya atas program pemerintah pusat maupun provinsi dalam pemanfaatan lahan dan peningkatan produksi pangan nasional,

“Tahun 2017 kabupaten lebak mentargetkan dapat menanam jagung seluas 7.500 hektar. Salah satu upaya nya adalah dengan tanam jagung di lahan perhutani atau lahan perkebunan lain, di lahan huma bekas tanam padi gogo, di lahan sawah tadah hujan pada musim kemarau,” ujar Bupati Iti Oktavia pada acara gerakan tanam jagung provinsi banten di Desa Bulakan kecamatan Gunung kencana

Program Gerakan Tanam Jagung Hibrida ini telah disampaikan oleh Hj Iti Oktavia Jayabaya dalam satu pertemuan dimana hadir disana yakni Perwakilan Kementerian Pertanian RI, Danrem, Dandim 0603 Lebak, Waka Polres Lebak, Camat dan Kades serta masyarakat petani.

Iti Oktavia  memberikan apresiasi bagi petani dan Para Camat serta yang merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan program produksi jagung nasional dengan langkah yang konkrit yakni dengan memanfaatkan lahan yang tersedia dan menanami jagung.

“Kepada para petani agar dapat tanam jagung pada bulan maret aplril ini mengingat curah hujan masih mendukung dan nanti pada saat panen di musim kemarau bulan juli agustus sehingga penanganan pasca panen lebih mudah dan kualitas jagung bisa lebih baik,” Demikian Iti Oktavia.(aden Bagus)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!