Bersama Warga Penghuni Aset PT.KAI Lakukan Sosialisasi

Pandeglang, asgolnews.com- Pihak PT.Kereta Api Indonesia (KAI) Labuan Kabupaten Pandeglang mengadakan Sosialisasi kepada warga masyarakat yang menghuni atau bertempat tinggal di lahan aset PT.KAI .Rabu (22/3).

Sosialisasi yang dilaksanakan  di Depan Stasiun / PT.KAI Labuan, Jln. Stasiun Pasar Baru Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, diikuti sekitar 100 orang dan dihadiri juga oleh Camat Labuan Ubaedillah, Danramil Labuan Kapten Inf Ruhiyat, Junior Manager DAOP 1 Jakarta Amarsyah,serta tokoh masyarakat.

Camat Labuan Ubaedillah dalam sambutannya menilai sangat penting pertemuan ini , karena mengingat Labuan sebagai Kecamatan yang berdekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus. Berkenaan dengan hal tersebut tentunya Infrastruktur dan Fasilitas Sarana Prasarana untuk menunjang KEK juga harus terpenuhi, seperti transportasi darat Kereta API. PengaktifanJalur kereta Api Jakarta-Rangkas-Labuan oleh pihak PT. KAI harus kita bantu baik pra maupun pelaksanaan nya nanti.

“Maraknya pemukiman-pemukiman baru yang illegal akan menggangu jalannya pengaktifan jalur Kereta Api tersebut harus kita bereskan bersama-sama,” uajar Aubaedilah

Dikatakannya Terkait permasalahan pemukiman yang menggunakan lahan aset PT. KAI yang sudah berjalan sejak lama. PT. KAI memberikan kesempatan masyarakat untuk menghuninya akan tetapi harus mengikuti aturan yang berlaku dan bersedia membayar sewa lahan dgn harga sesuai dgn kesepakatan bersama.

“ Untuk itu jika terjadi Mou atau kesepakatan jangan sampai tidak hadir atau diwakilkan,” ujar Camat Labuan mengingatkan masyarakatnya.

Sementara Junior Manager PT.KAI DAOP 1 Jakarta Amarsyah Mengatakan terkait akan di aktifkannya kembali jalur Kereta api ini, dan untuk itu kami mohon dukungannya agar masyarakat tertib dan turut aturan demi kebaikan dan kemajuan daerah kita.

“Kepada masyarakat Labuan kami yakinkan bahwa sampai saat ini belum ada jadwal terkait pengaktifan jalur rel kereta api tersebut, jadi masyarakat tidak perlu hawatir dan terlalu kasak-kusuk, jangan sampai terjadi kesalahpahaman. Pasti kami akan menyampaikan sosialisasi lebih lanjut, agar masyarakat bisa bersiap-siap,” ujar Amarsyah.

Untuk persoalan sewa lahan, Pihak PT.KAI akan memberikan tarip sewa lahan sebesar Rp.16.000 per meter/tahun, apabila warga menyetujuinya.(hendy)

No Responses

Tinggalkan Balasan