Bantuan Pangan Non Tunai Untuk Menyujudkan Masyarakat Yang Sejahtera

Bengkulu, Asgolnews.com – Dalam rangka menyujudkan masyarakat yang sejahtera dan masyarakat yang tanggap akan adanya bencana, Dinas Sosial Provinsi Bengkulu menggelar Louncing Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan dan sekaligus acara pengukuhkan .

Plt. Gubernur Rohidin mersyah sebagai pembina Tagana wilayah Bengkulu yang di datangi dan dikukuhkan langsung oleh menteri Ekonomi Sosial Republik Indonesia M. Idrus Murham yang bertempatkan di Balai Semarak Raya Provinsi Bengkulu, Jum’at (11/05/2018).

Louncing dan pengukuhan ini selain dihadiri Menteri Ekonomi dan Plt Gubernur Rohidin Mersyah selaku pengukuh dan yang dikukuhkan, juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Novian Andusti, Kapolda Bengkulu Coki Manurung, Bupati/Walikota se-provinsi Bengkulu, FKPD pemerintah Privinsi Bengkulu, OPD selingkup Provinsi dan Kota, serta Warga Masyarakat Bengkulu penerima bantuan dana.

Dalam sambutannya Plt Gubernur mengucapkan terima kasih kepada menteri ekonomi Sosial M. Idrus Murham atas kunjungan yang di lakukan olehnya dan sedikit mempromosikan Provinsi Bengkulu didalam menyampaikan sambutannya.

“Saya sangat berterima kasih sekali kepada Menteri Ekonomi Sosial Republik Indonesia atas kunjungannya ke Bumi Raflesia ini yang biasanya hanya bisa di lihat di televisi, dan Bengkulu merupakan provinsi yang terletak di sepanjang samudra indonesia, Bengkulu sangat strategis tempatnya yang memiliki pelabuhan besar pelabuahan pulau baii yg merupakan pelabuhan Internasional yang menghadap ke Samudra Indonesia, dan merupakan tempat lahir ibu pertama Indonesia yang merupakan penjahit bendera Indonesia, pak menteri Tagana di Bengkulu telah di laksanakan yaitu salah satunya kampung siaga, mengingat Bengkulu merupakan Provinsi yang rawan bencana” Tegas Rohidin.

Pada kesempatan yang baik ini pula Menteri Ekonomi Indonesia mengukuhkan Plt Gubernur Bengkulu sebagai ketua pembina Tagana di wilayah Bengkulu dan sekalian menyematkan pin kehormatan sebagai simbolis, dan juga penyerahan sertifikat serta bantuan dana non tunai secara simbolis juga langsung di serahkan kepada Plt Gubernur.

Dalam kesempatan ini juga secara simbolis salah satu warga penerima bantuan dana (Yuyun) yang telah berhasil menjalankan usahanya menyerahkan cindera mata dan resmi mengeluarkan diri karena marasa sudah bisa berjalan usaha dengan modal sendiri membuka peluang untuk warga yang lain menggantikannya dalam menjalankan modal bantuan dana tersebut. Dalam hal ini Menteri Ekonomi juga menyampaikan bahwa tahun depan akan dinaikkan kembali indeks penerima bantuan untuk mensejahterahkan masyarakat.

“Saya mengemban amanah dari Presiden untuk menyampaikan pesan bahwasanya tahun depan indeks penerima bantuan dana dari pemerintah akan di tambah, penambahan ini bertujuan agar nantinya masyarakat akan tetap hidup mandiri dalam mengembangkan usahanya dan untuk menjamin kebutuhannya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jelas Idrus.efrizon/ADV

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!