Bantuan Kementan Bibit Jagung Tidak Ada Kaitan Koperasi Duta Tani


Bengkulu Selatan , asgolnews.com- Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan (BS), Darmawansyah, SE, Rabu (20/9) usai hadiri paripurna Penyampaian Padangan Praksi ditemui awak media secara tegas menegaskan bahwa bantuan bibit jagung dari kementrian pertanian (kementan) murni untuk petani, ini sebagaimana yang dibagikan oleh kementan secara simbolis di desa Padang Lebar Kecamatan Seginim, Selasa (19/9).

Pendistribusian bantuan tersebut untuk petani yang belum mendapatkan bantuan, sebab bantuan tidak dibenarkan penerima bantuan yang sudah dapat bantuan sebelumnya. Pendistribusian dan pengelolaan tanam jagung sampai mencapai hasil panen pengawalannya oleh TNI melalui program Opsus tanpa ada hubungan campur tangan Koperasi Duta Tani, sebab program tersebut murni dari pemerintah pusat bekerjasama melalui pemkab BS dalam hal ini Distan.
‘’Bantuan bibit jagung, pupuk geratis murni dari kementan, dan tidak ada kaitanya dengan Koprasi Duta Tani. Hasilnya dikuasai oleh petani. Petani bebas untuk jual hasil panen jagung tanpa ada pengembalian,’’papar Darmawansyah.

Dikatakan Darmawansyah, program tanam jagung sudah berjalan tahun ini, dan ada 17 ton bibit jagung sudah direlisasikan kepada petani (poktan), tidak lama lagi akan panen, sisa bantuan dari total keseluruhan 30 ton untuk lahan 2.020 hektar masih dalam proses, dan pembagian bibit jagung nantinya melalui Distan.
“Ia target tahun ini, tanam jagung sebanyak 2900 hektar dan yang sudah ditanam sebanyak 2900 ha ini artinya sudah tercapainya target. Apalagi tambahan bibit yang belum terelisasi, dipastikan pencapaian target melebih target,” ujar Darmawan.

Lebih lanjut dikatakannya , Koperasi Duta Tani bisa ikut serta berkontribusi dalam sukseskan swasembada jagung namun yang harus diketahui memiliki lahan baru. Pola baru kerjasama PBNU dan Koprasi Duta Tani secara teknis hingga kini petujuknya belum ada, dan belum diterima oleh pihak Distan, jika melibatkan Distan pihak Duta Tani wajib menyampaikan lokasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL), dan mensingkronkan data wajib dilakukan cek lokasi, sehingga pihak Distan tidak disalahakan dikemudian hari.
‘’Koprasi Duta Tani bisa membangun sukseskan swasembada jagung di Kabupaten BS, dan Distan siap berkerjasama namun harus jelas, mulai data lokasi lahan baru penanaman jagung,’’Demikian Darmawansyah. (cw2)

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!