Bantah Data Tembak, Distan Klaim Seluma Surplus Beras

SELUMA,asgolnews.com- Ditengah berkembang informasi rencana pemerintah yang akan melakukan impor 500.000 ton beras, diharapkan kondisi itu tak sampai ke Kabupatem Seluma.

Mengapa demikikan sebab Dinas Pertanian Seluma mengklaim produksi beras di Seluma sudah mengalami surplus hingga 3 kali lipat dari kebutuhan beras per individu dalam kurun setahun ini.

Distan juga membantah,adanya kenaikan harga beras yang terjadi di Seluma akibat kelangkaan beras ataupun data tembak yang berakibat tak akuratnya data produksi

kepala Dinas Pertanian Seluma,Marah Halim SP.MP,  menuturkan Selama ini kenaikan harga beras di duga adanya upaya pihak tertentu untuk menyimpan stok beras. Sementara,kalau rencana impor tersebut benar-benar terjadi, mudah-mudahan tidak sampai ke Seluma” tuturnya.kamis, 18/01/2018.

Dikatakan Kadis “Soalnya produksi beras kita sudah surplus,bahkan meningkat dari tahun sebelumnya, Menurutnya, para pedagang tak bermasalah dengan impor beras. Akan tetapi, impor beras akan berdampak kepada para petani.

” Disis lain kenaikan harga beras saat ini menguntungkan para petani kita. Namun disisi lain,ini memberatkan masyarakat. Kalau pedagang yang penting stok ada. Tapi kalau impor, yang kasihan petani, ” tegas Halim.

Dari kalkulasi pihaknya, hitungan produksi beras pertahun di kabupaten Seluma dapat dirincikan sebagai berikut.

Dari data yang ada luas tanam di Seluma mencapai 25.172 hektar. Sementara luas panen mencapai 21,913 hektar dikali jumlah rata-rata produksi perhektar mencapai 5,5 ton,m menghasilkan sebanyak 131.5 21 ton gabah kering dikali 0,2 nilai persentase penyusutan sehingga menghasilkan 81.543.33 ton beras.

Lanjut Halim ” Dari 81.543.33 ton beras tersebut jika dikalkulasikan setiap orang menghabiskan sekitar 114 kilo gram pertahun maka cukup untuk memenuhi sebanyak 715.292 orang. Jika jumlah penduduk di Seluma mencapai 200 ribu jiwa,maka jumlah produksi beras tersebut bisa untuk 3 kali lipat kebutuhan yang ada” sampainya.

Ditambahkan Halim peningkatan produksi beras tahun ini srlain disebabkan faktor cuaca yang bersahabat juga banyaknya bantuan unggul benih padi ber sertifikat dan program subsidi benih. Selain itu ditambah dengan adanya program bantuan Alsintan dan ketersediaan pupuk dan pembangunan fasilitas pertanian ” tutupnya.(Aww)

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!