Ada Pipa ‘Siluman’ PT.SBS di Sidak

Bengkulu Selatan, asgolnews.com- Adanya Laporan dari Forum Masyarakat Pino Raya Peduli Lingkungan (FMPRPL)  dan WALHI tentang adanya pipa siluman pembuangan limbah PT. SBS, Lansung ditanggapi serius oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, Hari ini Sabtu (25/5) Bupati Bengkulu Selatan yang diwakili oleh Plt Sesda Bengkulu Selatan H. Darmin bersama  Plt. Sekretaris  DPRD Bengkulu Selatan, Perwakilan Polres, Kasi Pidum Kejari,Dinas Lingkungan Hidup, WALHI dan FMPRPL, serta Manajemen Perusahaan mengcrosscek langsung terkait dugaan tersebut.

Sesampainya dilokasi Plt. Sesda Bengkulu Selatan Memerintahkan Langsung Manajemen dari pihak PT. SBS untuk menyediakan Alat Berat dan Pompa Air untuk mengeringi kolam yang dicurigai adanya Pipa Siluman .

“ Jika dikolam-kolam Pembuangan ini diduga ada Pipa siluman,mari kita sama-sama membuktikan” ujar Darmin.

Setelah Melakukan pengeringan tehadap kolam 2 dan 3, ternyata Tim menemukan  Pipa akan tetapi Bukan Pipa yang dimaksud, ternyata pipa tersebut untuk pembuangan kolam 2 menuju kolam 3.

”Pipa Itu adalah pembuangan kolam 2 menuju kolam 3 “ Ungkap Manajemen Perusahaan SBS.

Tak hanya berhenti disitu Tim lalu menuju ke kolam sebelas, Di sana Tim  menemukan 2  pipa, Satu pipa untuk pembuangan yang masih aktif, dan Satu Lagi Diduga Pipa “Siluman” yang ditemukan  terpasang lebih kurang 1 m dibawah pipa aktif yang besarnya dipekirakan berukuran 3 inci .

Atas adanya temuan dugaan Pipa ‘Siluman’ yang terpasang dikolam sebelas tersebut, Pihak Manajemen PT. SBS langsung membantah dan menyatakan Tidak Pernah mengunakan pipa berdiameter 3 in tersebut.

”Selama ini kami tidak pernah memakai pipa itu dan kami pun tidak tahu pembuangannya di mana”. Jelas Manejer PT. SBS.

Pernyataan Pihak Manajemen PT. SBS tersebut langsung dikuatkan oleh Pihak Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan yang diwakili oleh Dinas Lingkungan Hidup menyatakan bahwa Pipa yang diduga ‘siluman’ yang ada di kolam sebelas   telah terpasang sewaktu pertama kali pembuatan pabrik dibangun namun tidak memenuhi standar.

“Pipa itu memang sudah ada waktu pabrik dibangun namun karena tidak memenuhi standar  kelayakan dan terletak di dasar irigasi, untuk ketentuan standar pipa  harus mengunakan meter air dan dipasang di atas irigasi maka dipasang Pipa kembali yang memenuhi standar”. Ungkap salah satu utusan Dinas Lingkungan Hidup Bengkulu Selatan.

Menyikapi Hal tersebut Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan dengan tegas supaya Pihak PT.SBS segera menutup Secara Permanen Pipa yang di duga ‘siluman’, agar tidak timbul polemik yang baru.(red) 

No Responses

Tinggalkan Balasan