5 Rumah Ambruk Akibat Longsor Di Kampung Koceak Kota Tangerang Selatan

Tangerang Selatan, Asgolnews.com- Musibah tanah longsor yang menghancurkan Lima rumah warga Kampung Koceak Rt 06/02 Kelurahan Keranggan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan.Rabu, 10/05/2017.

Menurut keterangan saksi yang menyaksikan musibah Syarif salah seorang warga kampung Koceak mengatakan sekitar pukul 19:30 Wib, terdengar suara seperti tembok retak dan pecah tidak lama kemudin tidak disangka dan diduga ke lima rumah secara perlahan ambruk dan amblas ke bawah satu persatu dan setelah di cek ternyata ada 5 rumah yang amblas ke bawah.

Adapun lima rumah warga yang amblas yakni  Budiarso, Darto, Riki, Madsuki, Sahlan.

“Kejadian tanah longsor ini terjadi karena akibat galian tanah untuk perumahan yang berbentuk seperti jurang dan juga untuk program Perumahan Lagoon yang berada di bawah agar terlihat lebih indah yang pada akhirnya semua pohon di tebangi sehingga mengakibatkan longsor Kalo sudah begini siapa yang bertanggung jawab ,Karena hujan yang secara terus menerus mengakibatkan tanah jadi lembab apalgi ini di pinggir tebing yang rawan longsor. Sehingga mengakibatkan tanah terkikis dan retak apalagi tanah merah” kata pak syarif.

Danramil 04 Serpong (Mayor. Arh. Mulyadi), Camat Setu (Wahyudi Leksono), Lurah Keranggan hadir dilokasi kejadian dan meninggalkan lokasi sekitar pukul 02:30 Wib tadi malam dan paginya sekitar pukul 07.00 Wib Telah dilakukan Evakuasi oleh Satpol PP dan Warga setempat terhadap keluarga yang terkena tanah longsor.

Sampai  berita ini diterbitkan rumah yang ambruk dan amblas kebawah sudah mencapai 5 rumah, dan  sudah sekitar 15 rumah yang sudah berhasil di evakuasi karena takut terkena dampaknya, dan warga sekitarpun masih berjaga jaga di kuatirkan akan terjadi tanah amblas kembali. Kegiatan belajar mengajar MTS. AlKhaeriyah terpaksa di pindahkan ke masjid Jami Al-Hidayah yang agak jauh dari lokasi longsor karena letak sekolah yang berdekatan dengan rumah yang terkena longsor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini tapi dipastikan  kerugian mencapai ratusan juta rupiah.(ABDUL)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!