24 Titik Potensi Tsunami, Seluma Urutan 97 Nasional Daerah Rawan Bencana

SELUMA, asgolnews.com- Waspada,Kabupaten Seluma masuk sebagai daerah dengan potensi rawan bencana paling tinggi. Hal inilah yang dijadikan sasaran sejumlah pihak untuk memprioritaskan program penanggulangan potensi Bencana di tanah serasan Seijoan ini.

Terbukti jika ditahun 2016 lalu, Kabupaten Seluma menjadi bahan study dan bantuan program penanggulangan potensi bencana dari Pemerintah Netherlands, tahun ini Seluma kembali menjadi tujuan dan sasaran pihak dari negara Jepang.Kemarin, kabupaten Seluma mendapat kunjungan utusan perwakilan dari negara Jepang.

Mereka adalah Mr. Yositheru Tsuji selaku Direktur Japanese Red Cross Society (JRCS) dan Mr. Yuki Aoki Officer JRCS yang didampingi Awaludin dan Arief PMI Pusat Jakarta.

Kepala BPBD Seluma, Drs Azwardi MH mengungkapkan, adanya kunjungan kedua warga negara Jepang tersebut merupakan tindak lanjut penanganan bencana selama 2 tahun kedepan pasca ditahun lalu, Seluma juga menerima kedatangan sejumlah mahasiswa dari Nethretlands dalam membantu program penaggulangan bencana.

” Kabupaten Seluma berada diurutan 97 dari seluruh kabupaten dan kota yang ada di Indonesia dengan potensi tertinggi resiko bencana,” kata Azwardi MH, Senin ( 22/01/2018).

Selain kategori daerah rawan bencana dan tertinggal, di wilayah Kabupaten Seluma terdapat 24 desa yang berpotensi rawan terkena dampak tsunami, sebagian besar merupakan desa diwilayah pesisir pantai.

” Itu makanya banyak perhatian ke kabupaten Seluma” ujarnya.

Selain program sosialisasi penanggulangan rawan potensi bencana nantinya juga akan ada bantuan fisik dari hasil realisasi kerjasama dengan bantuan dari kementerian Pembangunam Desa Tertinggal.

” Seperti tahun 2017 lalu, kabupaten Seluma dapat bantuan banguanan EWS (Early warning Sistem) untuk banjir dipasang di Napal Jungur kecamatan Lubuk Sandi manfaatmya di Pasar Ngalam kecamatan Seluma Selatan. Dan tahun ini dapat bangunan dari kementrian dalam negeri gudang senilai Rp 800 juta, fisik Rp 600 juta,” sampainya.

Sementara itu, wabup Seluma Drs Suparto M.SI yang menerima kedatangan dua warga dari matahari terbit tersebut sangat menyambut positif program tersebut.

” Sudah sejak tahun 2016 lalu ada bantuan dari Netherlannlds. Dan dua tahun kemudian akan ada bantuan dari pemerintah Jepang. Dengan adanya utusan JRCS dari Jepang ini, diharapkan sinergitas kerjasama dalam penanggulangan bencana tetap terjalin,” sampai Suparto.(Aw)

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!